Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
10 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
13 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
8 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Badminton

Cuaca Ekstrim Landa Kota Padang, Akibatnya Terjadi Longsor dan Pohon Tumbang, Dua Warga Juga Hanyut

Cuaca Ekstrim Landa Kota Padang, Akibatnya Terjadi Longsor dan Pohon Tumbang, Dua Warga Juga Hanyut
Rumah yang rusak tertimpa pohon di Gates Padang. (Humas)
Senin, 17 Oktober 2016 04:34 WIB
PADANG - Hujan "berketutus" (deras) disertai angin kencang melanda Kota Padang sejak beberapa hari ini. Cuaca ekstrim tersebut menimbulkan bencana dan korban jiwa.Berdasarkan informasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kota Padang Rudi Rinaldy menyebut bahwa cuaca ekstrim kali ini menyebabkan pohon tumbang, longsor dan orang hanyut.

"Akibat cuaca tak bersahabat, dua korban hanyut, longsor dan rumah tertimpa pohon," terang Rudi, Minggu (16/10/2016).

Dua orang hanyut terjadi di dua lokasi berbeda, Sabtu (15/10). Korban pertama bernama Runi (1,6 tahun) hanyut di depan Kantor Basarnas, Anak Air, Lubuk Buaya, By Pass. Korban yang hanyut sekitar pukul 11.00 Wib akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa sekitar sejam kemudian.

"Korban hanyut terbawa arus saat bermain di bibir sungai," ungkap Rudi.

Sementara kejadian yang sama juga menimpa Yudi (18 tahun). Lelaki buruh ini hendak menyeberang sungai Batang Kuranji. Nahas baginya, Yudi kehilangan keseimbangan dan tergelincir.

"Korban terbawa arus yang cukup deras sekira pukul 12.15 Wib, Sabtu kemarin. Hingga hari ini kami bersama tim yang terdiri dari BPBD PK, SAR, Polsek setempat, KSB dan masyarakat terus melakukan pencarian," ujar Rudi.

Angin kencang juga menyebabkan terjadinya pohon tumbang. Pohon tumbang tersebut menimpa rumah warga di Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu malam sekitar pukul 21.00 Wib.

Kencangnya angin menyebabkan rumah milik Dedi (36 tahun) di jalan Palembang RT 02/RW 02 rusak dihantam pohon besar yang berada di dekat rumahnya. "Kita sudah melakukan evakuasi, kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta," sebut Rudi.

Sementara itu juga dilaporkan terjadinya longsor di jalur Padang-Solok. Longsor terjadi di dekat jembatan timbang, Kabupaten Solok.

Pemko Padang melalui BPBD-PK mengimbau kepada warga agar meningkatkan waspada terhadap cuaca ekstrim kali ini. "Kita harapkan warga waspada, menjauhi sempadan sungai, pohon besar, baliho, serta tidak beraktifitas di luar rumah," imbau Rudi. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww