Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  PON

Budaya dan Seni, Daya Tarik Wisatawan Mancanegara Berkunjung ke Kota Padang Panjang

Budaya dan Seni, Daya Tarik Wisatawan Mancanegara Berkunjung ke Kota Padang Panjang
Atraksi tarian pasembahan ketika menerima kedatangan turis mancanegara ke PDIKM di Kota Padang Panjang. (Humas)
Kamis, 20 Oktober 2016 15:45 WIB

PADANG PANJANG - Budaya dan seni ibarat pasangan yang saling melengkapi. Dua hal tersebut menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke satu daerah. Sebut saja Bali, dengan budaya dan seni yang dimilikinya, mengundang turis mancanegara untuk datang ke sana selain alamnya yang juga indah.

Ddikutip dari Majalah Tempo edisi 26 September - 2 Oktober 2016, Dalam sebuah pertemuan bisnis di Shanghai China di bulan agustus, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan dari data yang ada, sebanyak 60 persen wisatawan yang berkunjung ke Indonesia karena tertarik akan budayanya, sedangkan 30 persen karena terpesona akan alamnya baik pantai, laut, hutan, danau maupun gunung.

Pemerintah Kota Padang Panjang sangat menyadari hal tersebut. Meskipun Padang Panjang berada di daerah perlintasan, namun pemerintah setempat tak patah arang dan terus mengembangkan berbagai potensi daerah, khususnya dibidang wisata budaya seperti mendorong komunitas kelompok sadar wisata (POKDARWIS) untuk menggali potensi budaya di daerahnya masing masing.

Salah satu hasil dari hadirnya POKDARWIS di Kota Padang Panjang adalah lahirnya pertunjukan Silek Lanyah dari POKDARWIS Desa Kubu Gadang yang sudah di kenal secara Nasional.

Pemerintah Kota Padang Panjang melalui dinas PORBUDPAR juga menjalin komunikasi dengan sanggar sanggar seni yang ada di Kota setempat dan dengan pihak swasta yang bergerak di bidang wisata seperti Tour dan travel.

Untuk Tour dan Travel , banyak diantara mereka yang tertarik membawa wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Pusat Dokumentasi Kebudayaan Minang Kabau (PDIKM), karena selain melihat rumah adat Minangkabau yang berdiri megah di taman yang besar dan indah, Kedatangannya membawa wisatawan mancanegara ke PDIKM disuguhi dengan berbagai pertunjukan seni.

Baru baru ini, 151 Wisatawan Asing dari Kapal Pesiar Nobel Caledonia dalam tur ekspdisinya ke Pulau Sumatera mengunjungi Pusat Dokumentasi Informasi Kebudayaan Minang Kabau (PDIKM) rabu (19/10). Kesenian Minang Kabau yang dipertontonkan di PDIKM tersebut mengundang decak kagum para wisatawan yang berkunjung kesana.

Salah seorang Wisatawan, Jacob (59) menyatakan kekagumannya melihat tarian dan mendengar alunan musik Minang Kabau disuasana yang cerah di pagi hari sekira pukul 9.00 WIB , “Fantastik, I Love the dance and music,” ungkapnya

Inilah bukti dari daya tarik budaya dan seni yang akan selalu mengundang kedatangan para wisatawan dari mancanegara Ke Sumatera Barat khususnya ke Kota Padang Panjang. (Humas)

Editor:Calva
Kategori:PON, Ekonomi
wwwwww