Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
18 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
21 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
18 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  PON

KAMMI: Hentikan Pencitraan, Rezim Jokowi tanpa Kerja Nyata!

KAMMI: Hentikan Pencitraan, Rezim Jokowi tanpa Kerja Nyata!
Anggota KAMMI menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRA, Banda Aceh, Kamis (20/10/2016). [Hafiz Erzansyah]
Kamis, 20 Oktober 2016 17:01 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh menggelar unjuk‎ rasa di halaman Kantor DPRA di Banda Aceh, Kamis (20/10/2016) sore.

Koordinator Lapangan KAMMI, Tuanku Muhammad, mengatakan, aksi ini dilaksanakan bertujuan untuk menuntut‎ komitmen pemerintah dalam menjalankan undang-undang yang dinilai terbukti masih sangat rendah. "Intervensi kekuasaan masih marak terjadi, kongkalikong antara pejabat korup, politisi busuk dan penguasa hitam masih menjamur. Ketiga begal reformasi tersebut sungguh lihai dalam mengelabui penegakan hukum," ujarnya dalam aksi tersebut. 

Pemerintah dinilai malah sibuk dengan operasi tangkap tangan Rp17 juta, sedangkan kasus korupsi besar hanya tinggal judul, seperti kasus suap reklamasi‎, Sumber Waras, Century dan BLBI kabarnya hilang. "Dapat dikatakan bahwa keadaan Indonesia saat ini makin kacau, dengan gejolak politik yang tak kunjung reda bahkan merambah hingga pembahasan agama, tetapi pemerintah tak kunjung mengambil sikap," ujar Tuanku Muhammad. 

Selain itu, KAMMI menilai, dari segi utang Indonesia meningkat drastis sebesar 6,4 persen. "Produksi dan distribusi komoditas utama masih dikuasai oleh para pemilik modal besar, sehingga usaha rakyat‎ semakin sulit berkembang. Miris, yang kaya semakin meraja dan yang miskin semakin tercekik," tambahnya. 

Pantauan GoAceh di lapangan, aksi unjuk rasa ini dikawal ketat pihak kepolisian Polresta Banda Aceh di halaman dan pinggiran jalan raya ‎depan Kantor DPRA, Banda Aceh.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:PON
wwwwww