Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Badminton

Menyerang 5 Polisi, Pelaku Awalnya Ditegur karena Tempel Stiker ISIS

Menyerang 5 Polisi, Pelaku Awalnya Ditegur karena Tempel Stiker ISIS
Pelaku setelah dilumpuhkan pihak aparat Kepolisian. (istimewa)
Kamis, 20 Oktober 2016 11:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sultan Azianzah (22), pelaku penyerangan terhadap Kapolsek Tangerang Kota Kompol Effendi dan 4 anggotanya lebih dulu menempelkan stiker ISIS di pos lalu lintas Yupentek, Cikokol, Tangerang.

Pelaku mengamuk dan menyerang polisi saat ditegur karena menempelkan stiker tersebut. "Iya begitu kejadiannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Kamis (20/10/2016).

Penyerangan dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB, saat Kompol Effendi bersama empat anggotanya yakni Iptu Bambang, Itpu Heru, Aiptu Agus dan Brigadir S Airifin bersiap melakukan pengamanan lokal.Pelaku mendekati dan langsung menyerang secara membabi buta.

Menurut Awi pelaku juga melempar sumbu menyerupai bahan peledak sebanyak dua batang. Polisi yang berada di lokasi langsung melumpuhkan pelaku. Pelaku dilumpuhkan dengan tiga kali tembakan di kaki.Dari tangan pelaku polisi menyita,1 buah senjata tajam jenis pisau, 1 buah senjata tajam jenis badik, 1 buah sarung senjata tajam badik- 2 buah benda yang diduga bom pipa, yang terletak di pinggir jalan dan di pinggir kali, 1 tas warna hitam,1 buah sorban putih,1 buah stiker yang menempel di Pos Lantas.***

Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww