Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
12 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
14 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
7 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
7 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  PON

Ormas Islam Aceh Tantang Nusron Wahid

Ormas Islam Aceh Tantang Nusron Wahid
Ratusan anggota Ormas Islam Aceh Berorasi di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (21/10/2016) [Hafiz Erzansyah]
Jum'at, 21 Oktober 2016 17:49 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Ratusan anggota Ormas Islam Aceh, berorasi mendukung MUI Pusat mengambil tindakan hokum bagi Ahok yang dinilai telah menistakan dan melecehkan agama Islam dan Alquran. Aksi ini berlangsung  di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (21/10/2016).

Ratusan massa yang sebelumnya berkonvoi dari Masjid Al Makmur (Oman), Lampriet menuju ke Masjid Raya Baiturrahman, terlihat sempat memadati jalan dan memacetkan kendaraan yang melintas. 

Salah satu orator dari Ormas Islam Aceh, menantang Nusron Wahid, yang dinilai salah dan kurang berilmu dalam menafsirkan Alquran dan kitab. "‎Nusron Wahid sesuka hati menafsirkan Alquran dan surah. Kami menantang beliau, mengundang beliau ke Aceh untuk ‎menafsirkan dan mengkaji Alquran dan kitab di sini. Lawannya tidak perlu orang dewasa, tetapi cukup pemuda saja yang Insya Allah ilmunya lebih baik dari anda!," teriaknya. 

Aksi ini terus berlangsung dan mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian Polresta Banda Aceh dan Polsek Baiturrahman, meski dilanda hujan ringan dan angin kencang.

Editor:TAM
Kategori:PON
wwwwww