Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
10 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  PON

Hancur, Kedua Tangan Pelaku Peledakan LP Harus Diamputasi

Hancur, Kedua Tangan Pelaku Peledakan LP Harus Diamputasi
Polisi menjaga ruang operasi napi korban ledakan bom di Lapas Kelas II.A Lhokseumawe di RSU Kasih Ibu, Senin (24/10/2016). [Sarina]
Senin, 24 Oktober 2016 14:21 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Tim medis RSU Kasih Ibu Lhokseumawe, terpaksa mengamputasi kedua tangan tersangka F yang hancur akibat terkena ledakan bom rakitan. F diduga sebagai pelaku peledakan LP Kelas II A Lhokseumawe, Minggu (23/10/2016) pukul 14.20 WIB.

Direktur RSU Kasih Ibu, Herawati mengatakan, tersangka F saat ini dalam kondisi stabil. Namun saat ini pihak medis sedang melakukan operasi pada kedua tangannya yang hancur. (baca juga: Kasus Peledakan LP, Polres Lhokseumawe Periksa 13 Saksi)

"Kami sudah berusaha untuk tidak mengamputasi tangannya, namun jika tidak di lakukan berbahaya bagi Dia. Karena itu dengan terpaksa kami harus lakukan operasi pada kedua tangannya sampai ke batas lengan," ujarnya, Senin (24/10/2016). (baca juga: Polisi Perketat Ruang Operasi F, Terduga Peledakan Bom)

Dia juga menambahkan, penanganan pertama dari pihak rumah sakit terhadap tersangka F sore kemarin, pasien dirawat terlebih dahulu di ICU. Dokter spesialis bedah, M Tambah Thaibsyah mengatakan, tangan tersangka F yang hancur sudah hitam, dan jika tidak diamputasi tangannya akan membusuk dan berbahaya. (baca juga: Duaarr! Ledakan Terjadi di LP Lhokseumawe)

Editor:Zainal Bakri
Kategori:PON
wwwwww