Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
13 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
16 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

Tekan Angka Penggunaan dan Peredaran Narkoba, Berikut Langkah yang Diambil Kapolsek Rengat Barat Inhu Ini

Tekan Angka Penggunaan dan Peredaran Narkoba, Berikut Langkah yang Diambil Kapolsek Rengat Barat Inhu Ini
Selasa, 25 Oktober 2016 01:03 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT - Tingginya angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja dan masyarakat, mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, tidak terkecuali Kapolsek Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau, Kompol Afrizal Asri.

Kendati kurang dari satu bulan menggantikan seniornya Kompol Frenky Tambunan, Afrizal langsung mengambil langkah cepat dalam upaya memerangi peredaran barang haram yang dinamai narkoba itu.

"Pola utama dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Rengat Barat, yakni dengan menggalakan razia atau operasi Cipkon (cipta kondisi)," sebut Afrizal menjawab sejumlah wartawan, Senin (24/10/2016).

Baca Juga: Aksi Pelaku Curanmor Hantui Warga Inhu

Karena letak geografis Sektor Rengat Barat berada di jalur utama Lintas Timur, operasi cipkon akan dilakukan setiap dua kali dalam seminggu. Hari pelaksanaan operasi tersebut akan selalu diubah, sehingga tidak satupun yang bisa memantau kapan operasi itu dilaksanakan.

Bahkan, waktu pelaksanaan operasi cipkon tersebut tentunya juga tidak menentu, bisa jadi siang, malam dan bahkan bisa dinihari dan subuh. "Langkah ini diharapkan mampu menekan angka penggunaan dan peredaran narkoba di Inhu, khusunya di Kecamatan Rengat Barat melalui jalur darat," tegasnya.

Baca Juga: Agar Tak Selalu Kemalingan, Puskesmas Pangkalan Kasi Harus Lakukan Hal Ini

Tidak itu saja, terkait upaya pencegahan ditingkat remaja yang ada di pedesaan, dirinya mengaku telah menginstruksikan kepada para Bhabinkamtibmas yang telah ditempatkan di masing-masing desa yang ada.

"Selain mengatasi peredaran dijalur lintas, kita juga memfokuskan menekan peredaran ditingkat remaja dan masyarakat, yakni dengan memfungsikan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Inhu Darurat Narkoba, Ini Buktinya

Khusus untuk kalangan pelajar, pihaknya mengaku akan segera melakukan kunjungan ke setiap sekolah yang ada untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba. Hal itu diutamakan bagi pelajar SMA.

"Dengan demikian, untuk mewujudkan semua itu, saya berharap adanya peran aktif dan dukungan penuh dari masyarakat, terutama para tokoh agama, adat, pemuda dan wanita. Kepada orangtua, saya menghimbau untuk selalu memantau kegiatan anak saat berada diluar sekolah," pungkasnya.*** #INHU

Kategori:Beladiri
wwwwww