Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
22 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
21 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
24 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
19 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kapolres Bireuen: Jangan Coba-coba Buat Kekacauan Jelang Pilkada

Kapolres Bireuen: Jangan Coba-coba Buat Kekacauan Jelang Pilkada
Panser Anoa dari Yonif 113/Jaya Sakti dan Panser Barakuda milik Brimob disiapkan di sejumlah titik rawan di Bireuen, Sabtu (29/10/2016). [Joniful Bahri]
Sabtu, 29 Oktober 2016 18:44 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Guna meminimalisir dan mengantisipasi gangguan keamanan menjelang Pilkada 2017 di Kabupaten Bireuen, 686 Personel gabungan dari Polri, TNI dan Brimob BKO disiagakan. Selain itu, tiga Panser Anoa, Panser Barakuda dan water canon juga ikut mengawal proses pilkada di daerah tersebut.

“Kehadiran personel ini  juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” kata Kapolres Bireuen, AKBP Heru Novianto kepada wartawan, Sabtu (29/10/2016).

Ia mengungkapkan, seluruh personel ini akan disiagakan di sejumlah titik dalam wilayah Bireuen yang dianggap rawan keamanan. Kapolres merinci, personel Polri sebanyak 360 orang, TNI 126 pasukan dan BKO sebanyak 200 personel.

“Sedangkan Panser Anoa dari Batalyon Infanteri Yonif 113/Jaya Sakti. Untuk Barakuda dan water canon  sendiri merupakan milik Satuan Brimob Polda Aceh Kompi Jeulikat Lhokseumawe, ditambah peralatan serta kendaraan operasional lainnya,” ungkap Heru.

Baca: Pemkab Bireuen Tertibkan Iklan Rokok tak Bayar Pajak

Ia menegaskan, siapapun dan apapun alasannya, jangan coba-coba membuat kekacauan yang bisa mengganggu keamanan menjelang Pilkada 2017, termasuk intimidasi pada masyarakat.

“Polisi ditugaskan untuk menindak tegas siapa saja yang membuat keamanan dan kenyamanan masyarakat terganggu dalam menghadapi pesta demokrasi tersebut,” tegas Heru.

Baca: Kejar Penjambret, Ibu dan Dua Anaknya Ini Jatuh

Editor:Yudi
Kategori:Metropolitan
wwwwww