Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
8 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
9 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  PON

Tingkatkan Kompetensi, BP4K Abdya Adakan Ditlat Tematik

Tingkatkan Kompetensi, BP4K Abdya Adakan Ditlat Tematik
Ilustrasi
Minggu, 30 Oktober 2016 10:35 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE -  Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menggelar pelatihan Tematik Penyuluh Pertanian Anggatan ke-10 di ula BP3K Kecamatan Blangpidie. Kegiatan itu diharapkan dapat mencapai sinergitas pembangunan pertanian didaerah setempat.

Kepala BP4K Abdya Ruslan Adly mengakui, kegiatan itu bertujuan meningkatkan kompetensi penyuluh pertanian dalam program swasembada pangan.“Dengan diadakan pelatihan ini para peserta lebih dapat memahami tugas dan fungsinya,” sebutnya kepada GoAceh di sela-sela pelaksanaan Ditlat, Minggu (30/10/2016).

(Baca Keujreun Blang: Sektor Pertanian di Abdya Semakin Baik)

Dalam Ditlat itu menghadirkan narasumber dari tim produksi dan pihak perbankan syariah. Ruslan juga menyebutkan, penyuluh sebagai ujung tombak di lapangan agar dapat membangun kelompok tani yang dinamis. ”Tugas dan fungsi PPL adalah sebagai pembina dan pendamping juga pengawas petani,” sebutnya.

(Baca Mubes Akbar Alumni Pertanian Unimal 8 Oktober)

Ruslan berharap Ditlat yang dilaksanakan selama tujuh hari, dimulai 28 Oktober – 3 Nopember 2016 itu dapat dijadikan momentum menyatukan persepsi terhadap penyelenggaraan penyuluhan pertanian, pengawalan dan pendampingan.

(Baca Dinas Pertanian Provinsi Apresiasi Babinsa Turun ke Sawah)

“Kegiatan ini harus melahirkan rekomendasi dan solusi dari berbagai masalah yang timbul di tingkat lapangan demi pencapaian target dan program swasembada pangan di Abdya,” tegas Ruslan.

(Baca Lahan Pertanian Beralih Fungsi, Langsa Terancam Krisis Pangan)

Editor:TAM
Kategori:PON
wwwwww