Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
10 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Riau

Seekor Orangutan Dewasa Nyasar ke Pemukiman Warga di Kabupaten Inhu

Seekor Orangutan Dewasa Nyasar ke Pemukiman Warga di Kabupaten Inhu
Sumber foto ilustrasi: Internet
Rabu, 02 November 2016 08:38 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Seekor Orangutan dewasa yang diduga berhabitat di Taman Nasional Bukit 30, nyasar dan masuk ke perkampungan warga di Desa Ringin, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu, Provinsi Riau.

Entah apa penyebabnya, yang jelas Orangutan yang merupakan satwa dilindungi tersebut muncul pertama kali di belakang rumah warga bernama Pak Saharan, yang tak lain mantan Kades di desa setempat.

Menurut laporan yang diterima dari kepolisian setempat, Selasa (1/11/2016) kemarin, Orangutan ini dikabarkan masih berkeliaran di pemukiman warga di sana, dan tidak mau diusir maupun dihalau masuk kembali ke dalam hutan.

"Diduga Orangutan ini berasal dari Taman Nasional Bukit 30 yang dilepas sekitar Bulan Juni 2016 kemarin," ungkap Kapolres Inhu, AKBP Abas Basuni, melalui Paur Humas, Iptu Yarmen Djambak.

Tim gabungan dari Polhut (Polisi Kehutanan), polisi dan TNBT di Pematang Reba mengupayakan agar Orangutan ini bisa kembali ke kawasannya alias habitat tempatnya hidup.

"Kita sudah sampaikan kepada masyarakat supaya jangan menganggu (Orangutan), menangkap atau membunuhnya, karena melanggar UU No 5 Tahun 1990, dengan ancaman lima tahun penjara," singkat dia.

Orangutan adalah sejenis kera besar dengan lengan panjang dan berbulu kemerahan atau cokelat, yang hidup di hutan tropika Indonesia dan Malaysia, khususnya di Pulau Kalimantan dan Sumatera. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww