Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Badminton

Walikota Mahyeldi Bezuk Anggota TNI Korban Pengeroyokan Preman

Walikota Mahyeldi Bezuk Anggota TNI Korban Pengeroyokan Preman
Walikota Mahyeldi ketika membezuk anggota TNI Korban pengeroyokan preman. (Humas)
Rabu, 02 November 2016 14:30 WIB
PADANG - Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo membezuk anggota TNI Kopral Dua Herson Setiawan yang menjadi korban pengeroyokan oknum preman di Pasar Raya Padang beberapa waktu lalu. Walikota mendatangi langsung rumah Kopda Herson Setiawan di Asrama TNI AD Simpang Haru, Selasa (1/11/2016).


Saat ditemui, nampak kepala anggota TNI yang bertugas di Korem 032 Wirabraja ini masih dibalut perban. Namun Herson sudah mampu berbicara dengan baik. Walikota juga sempat melihat kondisi kepala Herson bekas dilempar batu oleh tujuh oknum preman.

Walikota mendengar langsung penuturan Herson saat menceritakan kronologis kejadian naas tersebut. Walikota nampak sedih dan miris mendengar perlakuan preman kepada Herson. Mahyeldi juga sempat memberikan semangat kepada Herson dan keluarga.

“Melihat kondisi yang dialami Bapak Herson ini kita akan mengkonsolidasikan kejadian ini kepada sejumlah pihak. Ini menjadi momen untuk membebaskan Padang dari aksi premanisme dan semua ini tak bisa dipertahankan,” kata Mahyeldi usai membezuk.

Walikota cukup kaget mendengarkan perlakuan preman kepada Kopda Herson saat kejadian tersebut. Menurut Mahyeldi, apa yang dilakukan oknum preman sudah diluar batas.

“Ketika korban sudah tergeletak, masih dilempari dengan batu. Berarti niatnya membunuh bukan sekedar melumpuhkan,” ungkap Mahyeldi.

Kejadian ini menurut Walikota Padang akan menjadi bagian untuk disikapi. Ditanya apakah setelah ini akan dilakukan razia preman, Walikota Padang menjawab akan melakukan pembicaraan hal ini dengan perangkat dan pihak terkait.

“Kita lihat nanti,” tegas Walikota Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Pasar Hendrizal dan Kabag Humas dan Protokol Mursalim. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Beladiri, Hiburan, Badminton
wwwwww