Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
17 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
17 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Riau

Ketua DPRD Riau Imbau Demo 4 November Tidak Berlangsung Anarkis

Kamis, 03 November 2016 20:57 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
ketua-dprd-riau-imbau-demo-4-november-tidak-berlangsung-anarkisSeptina Primawati
PEKANBARU - Menanggapi rencana aksi demonstrasi besar ummat Islam Indonesia, 4 November besok, Ketua DPRD Riau Dra. Hj. Septina Primawati MM mengimbau agar warga tak terprovokasi pada hal-hal yang merugikan banyak pihak. Pada intinya, menyampaikan aspirasi adalah kebebasan berdemokrasi, namun harus dilakukan dengan santun dan beradap.

Septina mengatakan, aksi unjuk rasa sebagai reaksi dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama atau Ahok, harus dipahami sebagai hak demokrasi yang sah dan elegan. Sebelumnya, Ahok dianggap telah melempar ucapan rasis dan menghina ummat Islam terkait pengertian ayat Alquran Surat Al Maidah 51.

"Aksi unjuk rasa tidak dapat dilarang. Sejauh tidak melanggar Undang-undang yang berlaku, namun harus tetib. Terlebih lagi, Islam mengajarkan kedamaian. Perlihatkan kita masyarakat Islam tidak suka dengan kekerasan," imbau Septina Primawati di Pekanbaru, Kamis (3/11/2016).

Baca Juga: Habib Riziq: Seret Penista Agama dan Bila Perlu Dipenjarakan

Baca Juga: 2 Ribu Umat Islam Riau Sudah Kumpul di Jakarta

Selain terpusat di Jakarta, rencananya aksi serupa juga akan berlangsung di Pekanbaru. Septina berharap apa yang menjadi fokus persoalan harus tersampaikan dengan baik, bukan justru terkesan melakukan intervensi penegakan hukum.

"Demonstrasi harus mencerminkan akhlak Islam dan budaya bangsa Indonesia yang berkepribadian utama. Demonstrasi juga diharapkan mengindahkan ketentuan hukum, sikap toleransi, dan menghormati masyarakat lainnya yang tidak ikut demo.

Demonstrasi, lanjutnya, juga tidak merusak pembangunan yang sudah ada. Sehingga apa yang baik dan bagus jangan rusak oleh aksi-aksi yang tak terpuji. ***

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww