Doa Jihad Menggema di Islamic Center Lhokseumawe
![]() |
| Suasana di Masjid Islamic Center Lhokseumawe usai pelaksanaan shalat Jumat. |
Penulis: Kamal Usandi
LHOKSEUMAWE - Pelaksanaan shalat Jumat di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe hari ini tidak luput dari topik aksi umat Islam di Jakarta, Jumat (4/11/2016). Mulai dari khutbah Jumat dengan khatibnya Tgk Samsul Bakhtiar hingga doa usai shalat yang dipimpin imam shalat Tgk Ishaq Ibrahim.
Pada khutbah Jumat, khatib Tgk Samsul Bakhtiar menyebutkan, agama Islam hari ini mulai dipandang sebelah mata, hal ini tidak lepas dari tidak tegasnya para pemimpin di negeri ini.
Apabila ada orang Islam yang ikut membela kafir (nonmuslim), maka orang-orang tersebut masuk ke dalam bagian dari mereka. Sebab itu, khatib meminta umat Islam tidak terpecah belah, harus selalu bersatu, apalagi sampai terjadi pelecehan terhadap agama dan Alquran dimanapun terjadi.
Baca: Penjarakan Ahok juga Bergelora di Pidie
Sementara ketika shalat Jumat usai, imam Tgk Ishaq Ibrahim memimpin doa dalam bahasa Arab dengan penuh kekhusyukan. Di dalamnya juga menyebutkan tentang jidah umat Islam. Lalu, menjelang akhir doa, doa dibaca dalam bahasa Indonesia.
Dalam bacaannya, Tgk Ishaq bermunajad kepada Allah agar umat Islam Indonesia saat sedang berjuang membela Agama dan Alquran agar diberikan kemenangan, diberikan petunjuk, kekuatan, dan keselamatan.
Baca: Mahasiswa Aceh: Kami Butuh Supremasi Hukum terhadap Ahok
“Tidak ada kuatan yang datang selain dari Allah. Ya Allah, berikan saudara kami kemenangan,” ucapnya dengan nada lemah dalam doa yang turut diamini oleh ribuan jamaah shalat Jumat di masjid besar berkapasitas 10 ribu jamaah itu.
Sebagaimana diketahui hari ini di Jakarta, ratusan ribu umat Islam dari seluruh penjuru Indonesia melakukan aksi damai. Umat Islam mendesak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok agar segera dihukum terkait penistaan Agama Islam, dengan menyebutkan jangan dibohongi oleh Surat Al Maidah ayat 51.
Baca: Amankan Aksi Demo Bela Islam, Polisi Terjunkan 11 Ribu Personil
| Kategori | : | PON |













