Dikibulin Pria Ngaku Polisi, Sepeda Motor Mahasiswa Raib
![]() |
| Korban didampingi rekannya saat di Mapolsek Patumbak |
Penulis: Kamal
Kepada wartawan di Mapolsek Patumbak, Syafii bercerita ihwal peristiwa yang dialaminya. Senin 31 Oktober ia melintas di Jalan Sakti Lubis saat malam hari. Tiba-tiba di tengah perjalanan dua orang pemuda mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam memberhentikannya, dan langsung meminta kelengkapan surat-surat kendaraan.
"Aku disetop oleh dua orang yang naik sepeda motor Vario. Dibilangnya kalau dia itu polisi. Dia minta surat-surat motorku bang. Dibilang orang itu, ada begal di Marindal yang motornya sama kayak punyaku," terang Syafii.
Dirinya yang sudah mulai ketakutan langsung menuruti perintah kedua 'polisi' itu. Syafii memberikan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sekaligus motornya. Berhasil mengelabui Syafii, kedua 'polisi' itu tak lantas puas.
Syafii digiring kedua pelaku ke sebuah gang. Di gang kecil itu, kedua pelaku merampas dompet milik Syafii yang berisi uang Rp300 ribu berikut kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan kartu mahasiswa.
"Aku kayak dihipnotis, Bang, nurut aja aku semua yang dibilang orang itu. Kukasih semua. Pas sudah pergi, baru sadar aku, Bang," ujarnya
Beruntung, kata Syafii, handphone miliknya tak diambil kedua pelaku. Ia pun menghubungi kawannya untuk menjemputnya di lokasi kejadian.
"Aku nelpon keluargaku dulu di Batubara Bang, sambil nunggu surat-surat untuk buat laporan ke polisi. Makanya baru sekarang, aku lapor polisi," katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi mengaku, pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan segera menindaklanjutinya. "Laporan sudah kita terima dan akan kita tindak lanjuti," ujarnya.













