''Chelsea'' Jadi Saksi Pagi Berdarah di Teluk Pinang Inhil
![]() |
| Baju dan badik yang jadi barang bukti, (Foto: Humas Polres Inhil). |
Penulis: Rida Ayu Agustina
Berawal, ketika pukul 09.00 WIB, ketika korban yang berusia 39 tahun itu sedang mencuci sepeda di belakang rumahnya. Tiba-tiba, ia mendengar suara gaduh di depan rumah.
Baca Juga: Tak Terima Pertunangan Dibatalkan, Pria Ini Bacok Kekasihny
Ia pun segera mencari sumber suara itu, dan kemudian ia melihat ayahnya sedang adu mulut dengan pria berinisial ANT.
Melihat ANT mendorong ayahnya, ia pun langsung mendekati sang ayah, namun secara tiba-tiba, ANT langsung menikamnya menggunakan senjata tajam sejenis badik, sehingga mengakibatkan dirinya menderita luka tusuk di bagian tengah hulu hati.
Baca Juga: Berawal dari Saling Pandang, Pemuda di Reteh Inhil Tikam Petani Bertubi-tubi
Setelah menyadari dirinya terluka, ia pun berlari ke dalam rumah dan pelaku kemudian meninggalkan tempat kejadian tersebut.
Akibat kejadian itu, ia mengalami luka tusuk di bagian antara perut dan ulu hati, dengan ukuran panjang luka 0,8 cm dan kedalaman 1 cm.
Kapolsek Reteh, AKP Dwi Yanto kepada GoRiau.com, Selasa (8/11/2016) malam menjelaskan, pemicu pertengkaran pelaku dan ayah korban adalah permasalahan tanggul, dimana pagi itu pelaku datang hendak menagih uang pekerjaan membuat tanggul desa.
Baca Juga: Tolong Teman, 2 Pemuda di Tembilahan Ini Malah Jadi Korban Penusukan
Dwi Yanto juga menambahkan, bahwasanya pelaku ANT yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu telah diamankn di Mapolres GAS.
Dan selembar baju tim sepakbola chelsea serta sebilah badik yang menjadi saksi di pagi berdarah itu pun turut diamankan oleh pihak kepolisian untuk barang bukti.
''Pelaku yang sedang berada ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan, dan saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek GAS guna proses penyidikan lebih lanjut,'' tukas AKP Dwi Yanto.***#INHIL
| Kategori | : | Olympic |













