Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
21 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Umum

Antisipasi Masuknya Paham Radikal dan Anti Pancasila, SMPN 4 Rengat Barat Inhu Ajak Siswa Kenali Lingkungan

Antisipasi Masuknya Paham Radikal dan Anti Pancasila, SMPN 4 Rengat Barat Inhu Ajak Siswa Kenali Lingkungan
Kegiatan lintas alam
Selasa, 08 November 2016 21:49 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT - Guna mengantisipasi masuknya paham radikalisme, terorisme, narkoba, separatisme dan ideologi anti Pancasila ke sekolah, SMPN 4 Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu Riau gelar berbagai kegiatan, salah satunya lintas alam.

Pelaksanaan lintas alam tersebut juga sebagai upaya memupuk kecintaan siswa selaku generasi muda penerus bangsa kepada lingkungan dan tanah air, sebagai wujud menghargai pengorbanan para pahlawan dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan negara ini.

Baca Juga: Pererat Tali Persaudaraan, IKAMIHU Gelar Lintas Alam

  "Dengan lintas alam, tentunya siswa akan lebih mengenal lingkungan dan alam sekitarnya. Sehingga hal itu akan membangkitkan rasa cinta tanah air para siswa tersebut," ujar Bhabinkamtipmas Pematang Jaya, Brigadir Hendrasyah Putra, kepada GoRiau.com, Selasa (8/11/2016).

Sebelum kegiatan lintas alam, pihaknya juga membekali para peserta dengan teori dan kode sandi. Bahkan, pola ikatan kelompok yang tidak bisa terpisahkan juga diterapkan terhadap para siswa.

Baca Juga: Gadis Remaja di Inhu Ini Tewas Dibunuh Pacar, Ini Penyebabnya

  "Pola ikatan kelompok itu, merupakan semboyan persatuan. Dengan kita bersatu, maka kita akan kompak dan kokoh serta tidak terpisahkan," terang Hendra.

"Lintas alam tersebut telah kita laksanakan pada, Jumat (5/11/2016) lalu. Dengan begitu, kita aharapkan para siswa tidak lagi terkontaminasi dengan hal-hal yang tidak kita inginkan, termasuk masalah syara," tehasnya.

Adapun rute lintas alam tersebut, yakni star dari halaman SMPN 4 Rengat Barat, Dusun Titian Tinggi, Desa Sei Baung dan peserta harus melewati 3 pos. Pos 1 di Desa Bukit Petaling, Pos 2 di Pasar Sabtu Dusun Sei Kemiri Desa Pematang Jaya dan Pos 3 di Bukit Pematang Sayak Desa Pematang Jaya dan kembali ke sekolah, terang Hendra.

  Sementara itu, Kepsek SMPN 4 Rengat Barat Arman, mengucapkan terimakasih atas terlaksanakanya kegiatan lintas alam tersebut.

"Terimakasih pada semua pihak, terutama Dinas Pendidikan Inhu dan Polsek Rengat Barat dalam hal ini Bhabinkamtibmas yang telah menjadi motor pelaksanaan kegiatan tersebut. Kepada siswa, kami menghimbau agar tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang banyak," singkatnya.*** #INHU

Kategori:Umum
wwwwww