Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Semangat Luar Biasa.., Bersepeda 274 KM, Kakek Muhtar Ingatkan Anak Muda tentang Perjuangan Pahlawan di Aceh

Semangat Luar Biasa.., Bersepeda 274 KM, Kakek Muhtar Ingatkan Anak Muda tentang Perjuangan Pahlawan di Aceh
Kakek Muchtar. (detik.com)
Kamis, 10 November 2016 11:50 WIB
LHOKSUEMAWE - Muhtar Mahdi (72) mengayuh sepeda ontel tua dengan penuh semangat di jalanan Kota Banda Aceh. Sesekali, ia menyalip kendaraan lain yang berjalan pelan.

Topi bulat menjadi pelindung kepala dari sengatan mentari. Enam poster dengan dua pesan menghiasi sepeda warna emas miliknya.Kakek yang akrap disapa Omm ini berangkat dari Kota Lhokseumawe menuju Banda Aceh seorang diri. Jaraknya sekitar 274 kilometer.

Muhtar mengayuh sepeda dengan tujuan untuk membawa pesan kepada generasi muda yang lahir pasca merdeka. Perjalanannya memang tidak mudah. Ia beberapa kali terpaksa berhenti untuk istirahat."Saya berhenti kadang di masjid, musala atau SPBU," kata Muhtar mengawali ceritanya, Kamis (10/11/2016).

Butuh waktu lima hari bagi Muhtar untuk sampai di Banda Aceh. Begitu tiba di ibukota Provinsi Aceh, Muhtar sempat berkeliling dengan modal nekat. Pernah kesasar hingga tidak tahu jalan pulang. Namun itu menjadi pahit manis perjalanan.

Muhtar tidak hanya asal kayuh sepeda. Pada salah satu poster yang dibawanya, diberi judul "Wahai Generasi Muda yang Lahir Sesudah Merdeka".

Isi tulisannya berupa ajakan untuk merenung kembali perjuangan pahlawan. "Renungkanlah terhadap perjuangan para pahlawan yang berjuang melawan kolonialis serta antik-antiknya dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Mereka berkorban harta dan nyawa demi anak cucunya. Darah merah membahasahi bumi ibu pertiwi," begitulah sepenggal isi pesan yang dibawanya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww