Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
18 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
22 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Pembangunan di Riau Lamban, Alfitra Salamm: Dibawah Andi Rachman, Semua Dilakukan Normatif dan Terkesan Cari Selamat

Pembangunan di Riau Lamban, Alfitra Salamm: Dibawah Andi Rachman, Semua Dilakukan Normatif dan Terkesan Cari Selamat
Peneliti Senior LIPI, Dr. Alfitra Salamm. (dok. Pribadi)
Selasa, 15 November 2016 13:42 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Peneliti Senior LIPI Dr. Alfitra Salamm, mengaku kecewa dengan lambannya pembangunan di Provinsi Riau. Bahkan kata dia, dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Rachman, dinilai belum ada gebrakan yang menonjol.

"Kita sudah mengamati, dibawah kepemimpinan Andi Rachman, pembangunan bergerak lambat. Semua dilakukan secara normatif dan ada kesan hanya sekedar ingin selamat," tegas Alfitra Salamm, Selasa (15/11/2016) di Jakarta.

Mantan Sekretaris Menpora (Sesmenpora) ini juga menambahkan, Pemprov Riau terkesan santai dan tidak ada inovasi pembangunan yang berkesan untuk melakukan perubahan. "Padahal potensi Riau ini sungguh luar biasa, tapi entah mengapa, Gubernur sekarang ini tidak peka," tukasnya kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Masih kata Alfitra, padahal potensi dan peluang untuk melakukan perubahan pembangunan dari segala bidang di Riau sangat besar. Apalagi dari aspek keuangan pun memiliki peluang yang besar untuk melakukan perubahan-perubahan sesuai dengan visi Riau 2020.

"Saya sebagai masyarakat Riau, jelas merasa kecewa terhadap Pemprov Riau yang lamban untuk merealisasi visi Riau ke depan. Saya hanya mengingatkan, masih ada waktu sekitar dua tahun bagi Andi Rachman untuk melakukan perubahan, jika memang dia itu niat membangun," cetusnya.

Alfitra juga mengingatkan, supaya Andi Rachman tidak terlena dan terkesan santai. Karena menurutnya, akan berimbas pada Pilkada yang akan datang.

"Ya jangan heran jika sampai akhir masa jabatannya, Andi tak juga melakukan perubahan, ya pastinya akan ditinggalkan masyarakat pada tahun 2018 nanti," pungkasnya. ***

wwwwww