Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
22 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
22 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
22 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
24 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Badminton

Trobosan Baru Bupati Batang, 25 Desa Deklarasikan Bebas Buang Air Besar Sembarangan

Trobosan Baru Bupati Batang, 25 Desa Deklarasikan Bebas Buang Air Besar Sembarangan
Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo, saat menandatangani deklarasi 52 desa bebas BABS. (foto: Pemprov Jateng)
Rabu, 16 November 2016 00:15 WIB
BATANG- Dinas Kesehatan mencanangkan Batang bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tahun 2019. Pada momen upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 52 yang digelar di Desa Lobang Limpung Senin (14/11/2016), pihaknya menggandeng 25 Desa untuk mendeklarasikan diri sebagai desa bebas BABS.

Desa-desa tersebut sebelumnya telah disurvei dan mamenuhi indikator desa Bebas (BABS). "Kami menggandeng 25 desa untuk program Open Defacation Free (ODF) atau BABS. Baru 25 desa dari 248 desa dan kelurahan yang ada di Batang, baru 10 persennya saja. Kami berharap tahun 2019 semua desa dan kelurahan di Batang sudah bebas BABS. Kriteria mereka bisa mengakses untuk BAB pada jamban yang sehat. Tidak di sungai atau pun di kebun. Tidak harus satu jamban satu keluarga, bisa juga menggunakan toilet komunal (bersama),” beber Kepala Dinkes Batang dr Hidayah Basbeth didampingi Kabid P2PL dr Any Rosydiani.

Sementara itu, Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo mengapresiasi 25 desa yang mencanangkan program bebas BABS. Ia juga berharap kepada kepala desa yang lain untuk menggunakan dana desa sebijak mungkin. Dan bila perlu digunakan dalam program jambanisasi. Sehingga tahun 2019 Batang bisa benar-benar bebas dari BABS.

“Kucuran dana desa itu tiap tahun selalu ada peningkatan. Jadi saya berharap kepada para kades yang ada di sini untuk bijak menggunakannya. Kami berharap agar dana desaa itu bisa untuk pembagunan desa. Mungkin salah satunya bisa untuk mendukung gerakan jambanisasi yang ada di desa. Membuat jamban itu bisa dibilang murah hanya kisaran 375ribu saja,” bebernya.

Desa-desa yang mendeklarasikan bebas BABS sendiri yakni, Desa Sodong, Desa Gringgingsari, dan Desa Silurah dari kecamatan Wonotunggal. Desa Surodadi dan Desa Sentul dari Kecamatan Gringsing. Dari Kecamatan Batang, Desa Kalisalak, Desa Karanganyar dan Desa Kalipucang Kulon. Kecamatan Blado diwakili Desa Cokro, Desa Klipancur, Desa Kalitengah dan Desa Kalisari. Desa Pacet mewakili dari Kecamatan Reban.

Sementara itu Kecamatan Warungasemn diwakili oleh Desa Warungasem, Desa Pejambon dan Desa Gapuro. Kecamatan Tersono diwakili Desa Tegalombo dan Harjowinangun Barat. Desa Penundan Banyuputih dan Desa Gombong dari Pecalungan. Desa Manggis dan Desa Simbangjati mewakili Tulis. Desa Kalimanggis dari Kecamatan Subah dan Desa Pasusukan dari Kecamatan Bawang. Terkahir, Kecamatan Limpung diwakili oleh tuan rumah upacara HKN, Desa Lobang.

Desa-desa tersebut yakni, Desa Sodong, Desa Gringgingsari, dan Desa Silurah dari kecamatan Wonotunggal. Desa Surodadi dan Desa Sentul dari Kecamatan Gringsing. Dari Kecamatan Batang, Desa Kalisalak, Desa Karanganyar dan Desa Kalipucang Kulon. Kecamatan Blado diwakili Desa Cokro, Desa Klipancur, Desa Kalitengah dan Desa Kalisari. Desa Pacet mewakili dari Kecamatan Reban.

Sementara itu Kecamatan Warungasemn diwakili oleh Desa Warungasem, Desa Pejambon dan Desa Gapuro. Kecamatan Tersono diwakili Desa Tegalombo dan Harjowinangun Barat. Desa Penundan Banyuputih dan Desa Gombong dari Pecalungan. Desa Manggis dan Desa Simbangjati mewakili Tulis. Desa Kalimanggis dari Kecamatan Subah dan Desa Pasusukan dari Kecamatan Bawang. Terkahir, Kecamatan Limpung diwakili oleh tuan rumah upacara HKN, Desa Lobang.

Selain deklarasi bebas BABS, dalam upacara HKN ke 52 ini Dinkes juga melakukan serangkaian acara. Termasuk peresmian RSUD Limpung yang pembangunannya menelan dana sekitar 25M. Tak hanya itu, Dinkes juga memberikan apresiasi penghargaan bagi petugas kesehatan maupun fasilitas kesehatan Batang yang memiliki kinerja apik. Selain itu diberikan pula beasiswa bagi beberapa siswa yang berprestasi. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:radarpekalongan.
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Jawa Tengah
wwwwww