Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Riau

Demo Tuntutan TPP 100 Persen Berujung Mogok Kerja, Pemprov Riau Minta Pengertian Tenaga Medis

Demo Tuntutan TPP 100 Persen Berujung Mogok Kerja, Pemprov Riau Minta Pengertian Tenaga Medis
Demo tenaga medis RSUD Arifin Achmad. (Foto: Ratna SD)
Rabu, 16 November 2016 00:16 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Meski telah berkomitmen untuk memprioritaskan pelayanan kesehatan pasien, ratusan tenaga medis dan non-medis di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru mengancam akan melakukan demo lanjutan dengan aksi mogok kerja pada Rabu (16/11/2016).

Menyikapi hal ini, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Provinsi Riau, Asrizal meminta pengertian tenaga medis untuk tetap profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Sebagai PNS yang sudah digaji, tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mohon pengertiannya untuk tetap memprioritaskan pelayanan kesehatan. Seperti yang sudah disampaikan tadi, ada payung hukum dalam TPP tersebut. Ini yang harus diformulasikan," kata Asrizal kepada GoRiau.com di ruang kerjanya, Selasa (15/11/2016) sore.

Baca Juga: Soal Demo Tenaga Medis di RSUD Arifin Achmad, Gubernur Riau: Sabar Lah, Jangan Emosi!

Dilain pihak, diutarakan oleh perwakilan aksi damai tenaga medis RSUD Arifin Achmad, drg Burhannudin Agung, selama ini tenaga medis dan non-medis telah menuntut rumah sakit dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk dapat membayarkan Tambahan Penghasilan Pegawai dan Tunjangan Profesi Pekerjaan secara penuh atau 100 persen. Namun, permohonan itu tidak pernah diakomodir.

"Kami sudah menuntut tambahan penghasilan pegawai dan tunjangan profesi pekerjaan dibayarkan 100 persen sejak Mei 2016 lalu, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Makanya kami lakukan aksi damai," kata Burhannudin. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww