Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Home  /  Berita  /  Badminton

Ketua MPR: Kesenjangan Adalah Musuh Utama

Ketua MPR: Kesenjangan Adalah Musuh Utama
Ketua MPR, Zulkifli Hasan. (dok. MPR)
Senin, 28 November 2016 18:11 WIB
JAKARTA - Di hadapan peserta Rakornas ICMI, 28 November 2016, Jakarta, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan saat ini terjadi perselingkuhan antara politisi dengan pihak sponsor. Disebut di berbagai daerah terjadi hal yang demikian.

Diungkap di sebuah daerah ada 3 orang yang membagi kekuasaan dan kekayaan. Ada yang membagi-bagi tanah, tambang, dan jatah kepala dinas. Pembagian kekuasaan itu terjadi sebab kepala daerah disokong oleh pengusaha. Persoalan rakyat kecil dianggap sudah selesai sebab mereka melakukan money politic.

Akibat yang demikian maka 80 persen kekayaan dikuasai oleh segelintir orang. permasalahan yang terjadi tidak hanya di situ, akses keuangan juga hanya dikuasai oleh sekelompok orang.

Penguasaan akses dan kekayaan hanya pada segelintir orang membuat terjadi kesenjangan ekonomi. banyak petani menjual tanahnya. "inilah yang menyebabkan terjadi kesenjangan sosial. Kesenjangan sosial adalah musuh utama," tuturnya.

Akibat kesenjangan itulah membuat masyarakat merasa diperlakukan tidak adil. Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan mengharapkan pada semua bila ada masalah sebaiknya diselesaikan dengan cara keindonesiaan. "Jangan diselesaikan secara medsos. Harus diselesaikan secara dialog," pungkasnya. (rls)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww