Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

"Mangkir" dari Aksi 212, Fadli Zon: Saya Kebetulan Tanggal 2 ke Luar Negeri

Mangkir dari Aksi 212, Fadli Zon: Saya Kebetulan Tanggal 2 ke Luar Negeri
Fadli Zon. (istimewa)
Senin, 28 November 2016 17:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Fadli Zon dipastikan tidak akan turut ambil bagian dalam aksi lanjutan "Bela Islam Jilid III" 212. Pasalnya Wakil Ketua DPR ini mengaku ada tugas ke luar negeri.

"Saya kebetulan tanggal 2 ada di luar negeri, saya diundang jadi pembicara di Panama," ujarnya saat ditanya soal undangan aksi, Senin (28/11/2016).

Kepastiannya tidak hadiri aksi 212, karena Fadli sebagai ketua Gopec akan berangkat Lusa. "Jadi saya tidak bisa hadir," tukasnya.

Namun demikian katanya, ia mengakui jika GNPF MUI sudah memberikan undangan aksi secara lisan.

"Itu kan peristiwa sejarah. Salat jumat di HI dan Monas, jarang ada kan? Kalau di Indonesia, pasti saya turun kok," paparnya.

Soal pimpinan DPR yang lain kata Fadli, kalau bisa diharapkan bisa turun. "Memang undangan secara lisan saja, ya mungkin kalau pimpinan lain saya tak faham, tapi kalau soal NKRI sudah final, undangan panglima TNI juga bagus, tapi soal hukum Ahok harus benar-benar dikawal dengan baik," pungkas Fadli. ***

wwwwww