Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
20 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
14 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Olympic

Merinding! Adik Korban Heli TNI AD yang Jatuh di Kalimantan Dapatkan Penglihatan Muka Sertu Bayu Berdarah

Pesan terakhir Sertu Bayu Sadeli Putra kepada adiknya Indah di Dumai, Riau.
Senin, 28 November 2016 13:21 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Sersan Satu (Sertu) Bayu Sadeli Putra merupakan salah satu korban heli jenis Bell 412-EP dengan penerbangan HA-5166 milik TNI AD yang jatuh di Desa Nansarang, Kecamatan Mentarang Ulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, ternyata kelahiran Dumai, Riau.

Adek Sertu Bayu yang bernama Indah, sempat mendapatkan mendapatkan pesan terakhir dan penglihatan terhadap Sertu Bayu saat akan tertidur tepat pada heli tersebut jatuh tanggal 24 November 2016.

Indah menceritakan kepada GoRiau.com, Senin (28/11/2016) bahwa sebelum heli yang ditumpangi Sertu Bayu jatuh, ia sempat berkomunikasi melalui blackberry messangger (bbm).

"Jangan aneh-aneh, ndah. Abang (Sertu Bayu) marah karena saya pasang DP (Display Picture) di bbm tangan berdarah. Gantilah DP tuh, saya ganti pakai foto menggunakan hijab (jilbab). Kan bagus tuh kata abang lagi," kata Indah menceritakan bagaimana komunikasi terakhirnya dengan Sertu Bayu melalui bbm.Lanjutnya, saat menjalin komunikasi dengan Indah, Sertu Bayu juga berpesan agar adiknya ini sekolah baik-baik. Itulah pesan terakhir Sertu Bayu kepada Indah pada tanggal 23 November 2016 sebelum heli tersebut jatuh.

"Saat saya ingin memejamkan mata, nampak muka abang berdarah saja. Cuman saya hiraukan saja, tidak terlalu dipikirkan. Asalkan mau tidur, terbayang kepala abang berdarah, rupanya betul dia terhimpin pesawat (helikopter)," jelasnya.

Sertu Bayu Sadeli Putra menjabat sebagai Babinkom Tonkom Kima DRON-13 Serbu. Lahir di Kota Dumai, Riau tanggal 11 Agustus 1988. Sertu Bayu lulus dari SMKN 2 Dumai pada 2006 lalu. Tempat tugas pertama Sertu Bayu di Siantar, Medan.

Baca Juga: Minta Dimakamkan di Dumai, Ini Firasat Istri Sertu Bayu Sebelum Suaminya Jadi Korban Heli Jatuh di Kalimantan Utara

Orangtua Sertu Bayu tinggal di Gang Pustaka Gang Pusaka Jalan Bintang RT009 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai. Sertu Bayu tinggal di Jakarta bersama kedua anak dan istrinya.

Baca Juga: Heli TNI Hilang, Warga Menngaku Lihat Pesawat Berputar 4 Kali dan Meledak

Sertu Bayu merupakan anak ketujuh dari 11 bersaudara. Orangtua Sertu Bayu menginginkan dimakamkan di Dumai.*** #DUMAI

Kategori:Olympic
wwwwww