Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Bawa Satu Koper Ganja, Kurir Asal Aceh Dicokok Intel Korem di By Pass Padang

Bawa Satu Koper Ganja, Kurir Asal Aceh Dicokok Intel Korem di By Pass Padang
Tersangka dan barang bukti saat diamankan petugas. (istimewa)
Minggu, 11 Desember 2016 22:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dua tersangka kurir ganja asal Aceh ditangkap anggota Intel Korem 033 Wirabraja di Jalan By Pass, Koto Tangah, Padang, Minggu (11/12/2016).

Kedua tersangka yakni Darul (26) dan Saiful (22). Dari tangan kedua pemuda itu, petugas Intel Korem dibantu anggota Polsek Koto Tangah menemukan koper dan tas loreng berisi 13 kilogram ganja, ponsel dan uang tunai Rp101.000 serta beberapa barang bukti lainnya.

Kapenrem 032 Wirabraja, Kapten ARM Hasran Harahap mengatakan, penangkapan tersebut berawal ketika pihaknya menerima informasi ada dua penumpang mobil Bus Kurnia dengan nomor polisi BL 7318 dari Medan menuju Padang diduga membawa narkoba jenis ganja kering yang dimasukkan dalam koper dan tas loreng.

"Mendapatkan informasi tersebut anggota Intel yang dipimpin Dantim Kapten Inf. Harmen beserta 11 anggota melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Hasran.

Pihaknya juga berkordinasi dengan anggota Polsek Koto Tangah untuk sama-sama melakukan penyelidikan. Akhirnya, Polsek Koto Tangah dipimpin oleh Panit I Reskrim Aipda Anton Wijaya Putra bersama anggota Intel Korem menunggu bus tersebut di Jalan By Pass sekitar pukul 13.00 WIB.

Sekitar pukul 14.30 WIB Bus Kurnia terlihat melintas di Jalan By Pass, sehingga langsung dihentikan. Saat dilaksanakan pengeledahan, dijumpai dua penumpang membawa ganja.

Darul dan Syaiful kemudian dibawa Markas Intel Korem guna penyelidikan lebih lanjut, sebelum diserahkan ke Polsek Koto Tangah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ***

Sumber:hariansinggalang.co.id
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Sumatera Barat
wwwwww