Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  PON

Presiden Minta TNI Bergerak Cepat Tangani Pidie Jaya

Presiden Minta TNI Bergerak Cepat Tangani Pidie Jaya
Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai meninjau prajurit TNI yang sedang melakukan pembersihan di lingkungan Masjid At Taqarub, Trieng Gadeng, Pidie Jaya, Senin (12/12/2016). [Pendam]
Senin, 12 Desember 2016 19:57 WIB

MEUREUDU – Presiden RI, Joko Widodo meminta pasukan TNI bergerak cepat dalam membantu penanganan kawasan yang terkena gempa di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen, Provinsi Aceh. Karena itu, Panglima TNI mengirim ribuan prajurit untuk melaksanakan perintah tersebut.

Baca juga

Panglima TNI dan Kasad Tiba di Aceh

Panglima TNI Tinjau Kompi B Yonif 113 yang Terkena Gempa

Demikian disampaikan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat mengunjungi prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Pidie Jaya, Senin (12/12/2016). Dalam kunjungan kali ini, Panglima didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono.

“Kata Presiden kita harus bergerak dengan cepat. Maka kita bergerak cepat. Dalam 2 hari ini sudah kelihatan kebersihannya. Sebanyak 2.083 personel kita kerahkan,” ujar Panglima TNI.

Kesemua personel yang diturunkan ini berasal dari Kodam Iskandar Muda, Kodam 1/Bukit Barisan Medan, dan Marinir Jakarta.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:PON
wwwwww