Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Tenteng Sandal Jepit, Suporter Ini Kegirangan Dapat Tiket Final, "Biar Berantakan, Yang Penting Nonton Timnas"

Tenteng Sandal Jepit, Suporter Ini Kegirangan Dapat Tiket Final, Biar Berantakan, Yang Penting Nonton Timnas
Foto: detik.com
Selasa, 13 Desember 2016 13:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kaki Petra Samuel tertutup lumpur, sementara tangan kanannya menenteng sendal jepit. Tapi senyumnya lebar saat memamerkan tiket yang baru didapat.

Petra mengangkat tangan kanannya dan mengacungkan dua jari tanda kemenangan tak lama setelah dia menerima tiga lembar tiket final AFF Suzuki Cup 2016. Dia tak lagi mempedulikan kakinya yang kini kotor akibat lumpur, juga sandal jepit yang sudah dia tenteng-tenteng cukup lama.

Petra adalah salah satu dari ribuan suporter yang mendatangi Komando Garnisun Tetap I, Gambir, untuk mendapatkan tiket leg pertama final Piala AFF 2016 antara Indonesia dengan Thailand. Remaja 18 tahun itu menjadi salah satu yang beruntung mendapatkan tiket untuk laga yang akan dilangsungkan di Stadion Pakansari, Rabu (14/12/2016), besok.

Datang dari Tangerang hanya menggunakan sendal jepit, berkaos hitam dan celana pendek, dia ditemani satu orang rekannya menyantroni Komando Garnisun Tetap I sejak pukul 03:00 dinihari tadi. Perjuangan dia tidak hanya soal jarak yang harus ditempuh, tetapi dia juga jatuh bangun untuk mendapatkan tiket demi mendukung 'Skuat Garuda'.

Kaki yang berlumuran lumpur dan kaos yang basah karena keringat menjadi bukti perjuangan Petra. Sesuatu yang sangat berarti untuknya."Saya sudah dari subuh di sini, baru dapat tiket sekarang (10.30 WIB). Tapi ini sudah dapat saya senang banget," kata Petra semringah.

Petra berlari saat dirinya diminta masuk ke loket penjualan. Uang pecahan Rp 100 ribu dia keluarkan demi menebus tiket Kategori 3. Kebahagiannya meluap-luap tatkala tiket sudah di genggamannya. Di depan tentara yang berjaga, serta ribuan suporter lain yang belum kebagian tiket, dia dengan bebasnya melompat-lompat merayakan tiket yang baru didapat.

"Saya ingin menonton timnas. Saya rela seperti ini (berantakan) yang penting dapat tiket. Soalnya saya cinta timnas Indonesia. Bola sudah seperti hidup saya," ungkap Petra, sambil memegang sendal jepit, tiket, serta kartu identitasnya.

Saking bahagianya, anggota yang mengawasi di sekitar penjualan tiket sampai turun tangan. Dia diminta untuk segera menuju lokasi cap stempel sebagai tanda dia sudah membeli tiket. ***

Sumber:detiknews.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww