Meski Unggul Kualitas Menurut Anggota DPR Asal Aceh Ini, Thailand Bakal Nyungsep Lawan Indonesia
![]() |
| Persiapan Nobar di Press Room DPR. (Muslikhin/GoNews.co) |
Penulis: Muslikhin Effendy
Ketua Komisi Olahraga DPR RI / Komisi X DPR RI - Dapil Aceh 1, Teuku Riefky Harsya bahkan berani bertaruh bahwa Indonesia mampu mengandaskan Thailand dengan skor 3-0.
"Kita harus yakin Indonesia akan menang dan menjadi juara di piala AFF 2016. Ini akan menjadi kado buat masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Aceh yang terkena bencana gempa 7 desember lalu. Skor akhir 2-0 untuk Timnas Garuda. Thailan Bakal Nyungsep lawan kita," ujarnya, Rabu (14/12/2016) di Jakarta.
Diakuinya, Thailand unggul dalam kualitas, namun keuntungan menjadi tuan rumah di leg pertama final ini menurutnya, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan. "Timnas Garuda akan mendapat lebih dari 30.000 dukungan masyarakat yang hadir di stadion pakansari dan jutaan masyarakat Indonesia pecinta sepakbola di tanah air," paparnya.
Lanjutnya, lolosnya Skuad Garuda ke final cukup mengejutkan, karena banyak yang memperkirakan Indonesia takkan bisa lolos dari fase grup setelah sempat kalah 4-2 di babak penyisihan. "Saya berharap agar pasukan Alfred Riedl dapat membalas kekalahan di babak penyisihan dengan tidak kebobolan terlebih dahulu. Kapten Boaz Salossa dkk harus lebih fokus, semangat, percaya diri, bermain lepas dan menutup rapat umpan-umpan pendek pemain Thailand. Walaupun permainan thailand lebih matang, ini bisa dikalahkan dengan semangat pemain yang luar biasa dengan mencetak gol terlebih dahulu," ujarnya.
Dengan kualitas pemain saat ini, Teuku Riefky Harsya menilai, Indonesia mempunyai pemain yang memiliki cukup energi dan skill tinggi yang tidak kalah dari pemain Thailand seperti Boas Salossa, Rizki Pora, Stefano Lilipaly, andik Firmansyah, Hansamu Yama, dan Lestusen. "Laga ini memang menguras stamina, tapi saya harap pemain jangan lengah hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan," tukasnya.
Adapun pemain Thailand yang patut di waspadai kata dia adalah, Sarawut Masuk, Chanatip Songkrasin dan Teerasil Dangda.
"Indonesia kebobolan 2 gol terlebih dahulu di babak penysihan lalu menyamai skor 2-2 lewat umpang lambung/silang sebelum akhirnya kalah 4-2. Dua gol indonesia saat itu lewat umpang silang dan dicetak menggunakan sundulan (kepala). Saya berharap pemain kita tidak membiarkan pemain Thailand menguasai bola lama-lama, sabar dan cepat menutup ruang tembak. Waspadai bola mati dari thailand. Counter attack salah satu strateginya," pungkasnya. ***
| Kategori | : | PON, Olympic, Non Olympic, Aceh, DKI Jakarta |













