Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Badminton

Gara-gara Kejar Sandal di Selokan, Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Silesung Gringging Sari Batang

Gara-gara Kejar Sandal di Selokan, Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Silesung Gringging Sari Batang
Tim SAR Jawa Tengah saat mencari korban. (foto: Khoiruddin Mboyak)
Kamis, 15 Desember 2016 21:54 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Seorang bocah berusia 8 tahun bernama Dimas Ardian Saputra ditemukan tewas di pinggir sungai Silesung Desa Gringging Sari Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang terhubung dengan Desa Semilir, Kecamatan Talun Pekalongan.

Informasi dari Humas Basarnas kantor SAR Semarang, Zulhawary Agustianto, mengatakan, korban ditemukan ketika tim SAR gabungan melakukan pencarian sekitar pukul 12.15 WIB siang tadi.

Bocah yang merupakan warga Dukuh Silegok RT 10 RW 02, Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang itu tersangkut di pinggir sungai Silesung Desa Gringging Sari.

"Korban kami temukan sekitar 5 kilometer dari lokasi awal jatuh," kata Zul, Kamis (15/12/2016).

Dari penuturan saksi, lanjut Zul, peristiwa hanyutnya Dimas terjadi hari Rabu (14/12) kemarin ketika Dimas dan temannya pulang mengaji. Mereka berjalan di pinggir selokan selebar 30 cm dan dalam 50 cm.

"Saat kejadian, hujan turun deras dan mengakibatkan air selokan meluap. Ketika berjalan tiba-tiba sandal korban terlepas dan hanyut di selokan. Korban kaget dan berusaha mengambil sandalnya tapi dia terpeleset lalu hanyut," terang Zul.

Pencarian pun segera dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas kantor SAR Semarang, Polsek Wonotunggal, Koramil, Wonotunggal, Batang rescue, PMI dan warga. Setelah ditelusuri ternyata korban sudah sampai sungai Semilir dan ditemukan dalam kondisi tewas."Korban ditemukan meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka," tutup Zul. ***

Sumber:berbagai sumber.
Kategori:Badminton, Olympic, Jawa Tengah
wwwwww