Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Indahnya Toleransi, 'Tradisi Berbagi Parkiran Masjid Istiqlal Saat Misa Natal dengan Katedral'

Indahnya Toleransi, Tradisi Berbagi Parkiran Masjid Istiqlal Saat Misa Natal dengan Katedral
Ilustrasi. (net)
Minggu, 25 Desember 2016 04:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Berbagi lahan parkir Masjid Istiqlal saat Misa Natal di Gereja Katedral bukan sesuatu yang baru, kegiatan itu sudah berlangsung lama termasuk pada Natal tahun 2016 ini.

Menurut Kepala Bagian Protokol dan Pelayanan Wisata Masjid Istiqlal, Abu Hurairah hal ini adalah melanjutkan tradisi toleransi yang sudah terbangun sejak lama, tradisi lintas sudah ada sejak pertengahan tahun 1960-an.

"Karena kan Masjid Istiqlal sudah dipakai sebelum diresmikan. Saat pembangunan itu sudah mulai berbagi parkir," ujar Abu Hurairah di Jakarta, Minggu (25/12/2016).

Abu berpendapat tradisi baik itu harus dijaga. Tradisi ketika toleransi antarumat beragama dibangun sejak zaman pendahulu, dimana para jemaat Gereja Katedral dapat menggunakan seluruh lahan parkir di Masjid Istiqlal. ***

wwwwww