Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
18 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Mengerikan... 22 Tewas, Tiga Polisi, Enam Orang Tinggal Kepala

Mengerikan... 22 Tewas, Tiga Polisi, Enam Orang Tinggal Kepala
ilustrasi, kepolisian Guerrero. (foto: AFP/jpnn.com)
Senin, 26 Desember 2016 16:13 WIB
JAKARTA - Tak semua perayaan Natal di Meksiko berlangsung penuh sukacita. Sebanyak 16 orang dilaporkan tewas dibunuh, jadi korban pembantaian.

Di desa Puente del Rey, Guerrero, pembantaian terjadi di awal Hari Natal, di luar sebuah rumah di desa tersebut. "Sebuah geng membantai tujuh orang, termasuk tiga polisi," kata pejabat kepolisian setempat kepada AFP, Senin (26/12).

Dari laporan awal, geng menembak mati enam pria dan satu wanita berusia antara 24 sampai 54 tahun. Mereka yang tewas adalah tiga bersaudara, ayah mereka, paman mereka, dan seorang pria dan seorang wanita yang telah diundang ke rumah. Tiga dari korban adalah polisi..

Sementara di Chihuahua, yang berbatasan dengan Amerika Serikat, sembilan orang tewas. Lima dari mereka meninggal di Ciudad Juarez, termasuk tiga wanita dan seorang pria yang di tubuh mereka tersisa bekas penyiksaan.

Di negara bagian barat Michoacan enam kepala manusia ditemukan, menurut kantor kejaksaan setempat. Pihak berwenang belum mengidentifikasi sisa-sisa, yang telah dipindahkan ke kantor forensik untuk analisis.

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas pembantaian ini. Namun tudingan mengarah ke kartel narkoba. Selama ini, kartel telah mengubur korban-korban mereka di kuburan tersembunyi.

Namun tak sedikit juga yang menduga, banyak pembunuhan dan pembantaian di pelosok Meksiko juga melibatkan polisi-polisi korup yang mengabdi kepada kartel.(jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:Badminton
wwwwww