Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
18 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

PLN Diminta Harus Quick Respon Terhadap Bencana Alam

PLN Diminta Harus Quick Respon Terhadap Bencana Alam
Senin, 26 Desember 2016 15:18 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Maraknya bencana alam di beberapa daerah di Indonesia menyebabkan PLN harus bekerja lebih keras untuk pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan dan tanggap darurat bencana alam. Sebut saja bencana alam seperti gempa bumi di Aceh dan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menanggapi hal ini, Ketua Laskar PLN, Tonny Ferdinanto menilai, maraknya bencana alam di beberapa titik menunjukkan letak geografis Indonesia amat rawan bencana. Sehingga sebaiknya PLN tidak hanya memikirkan recovery setelah bencana tetapi selalu quick respon apabila terjadi bencana alam.

"Contohnya seperti di Bima, pasca Banjir Bima, PLN Lakukan Perbaikan Infrastruktur Kelistrikan dan bantuan kemanusiaan. GM PLN NTB telah menurunkan sekitar 50 teknisi dan Tim Pekerjaan dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang didatangkan langsung dari Mataram dan Sumbawa. Memang banyak rintangan dalam proses pemulihan ini seperti komunikasi, kondisi fisik lapangan dan hal-hal lainnya," ujar Tonny melalui keterangan persnya, Senin (26/12/2016).

Sebagai aksi nyata Laskar PLN kata Tonny, pihaknya telah mengirimkan anggotanya menjadi relawan dan turut serta pasca gempa di Aceh. "kami Laskar PLN turut belasungkawa atas musibah yang dialami masyarakat Aceh maupun Bima. Tim dari Laskar PLN telah turun dari Jakarta ke Aceh sebagai relawan. Bukan hanya Aceh, kami juga sedang mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk Bima selambat-lambatnya bsok sudah terkumpul," jelasnya.

Dengan demikian Tonny berharap keanggotaan Laskar PLN bisa memiliki sebanyak-banyaknya anggota mulai dari Sabang sampai Merauke untuk bisa bersama mengawal proses produksi di daerahnya masing-masing untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat. ***

wwwwww