Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Tertipu Berita Hoax, Menteri Pertahanan pun Jadi Bulan-bulanan Nettizen

Tertipu Berita Hoax, Menteri Pertahanan pun Jadi Bulan-bulanan Nettizen
Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif.
Selasa, 27 Desember 2016 10:07 WIB
ISLAMABAD - Sosok sekelas menteri pun bisa tertipu berita hoax alias palsu. Yang ketiban apes adalah Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif.

Melalui Twitter, dia mengklaim bahwa negaranya siap membalas serangan bom nuklir Israel.

”Menhan Israel mengancam akan menyerang dengan nuklir jika Pakistan membantu Syria melawan Daesh (ISIS). Israel lupa bahwa Pakistan juga punya bom nuklir,” tulis Asif di akun Twitter-nya, yakni @KhawajaMAsif.

Dia memang tergolong sebagai pejabat yang aktif nge-tweet. Seperti presiden terpilih AS Donald Trump.

Setelah ditelusuri, rupanya Asif membaca sebuah berita yang dirilis situs AWD News dengan judul Menhan Israel: Jika Pakistan Mengirim Tentara ke Syria, Kami Akan Menghancurkan Negara Tersebut dengan Serangan Nuklir.

Kementerian Pertahanan Israel pun langsung membantah. Tidak ada pejabat yang ngomong begitu dan berita yang beredar tidaklah benar.

Sebuah organisasi pengecek berita hoax pun mendukung pernyataan Kemenhan Israel. Situs AWD terkonfirmasi sebagai penyebar berita palsu.

Langsung saja sikap Asif mendapat cibiran dari pengguna internet. ”Program nuklir kita terlalu serius untuk ditangani politikus yang kecanduan Twitter,” tulis Nusrat Javeed, jurnalis TV Pakistan, melalui akun Twitter-nya.

Belakangan gelombang berita palsu kian mengkhawatirkan. Bahkan di AS, seorang pria menembaki kedai pizza hanya karena membaca berita bahwa tempat tersebut dijadikan sarang pedofil yang terkait dengan mantan capres AS Hillary Clinton. (afp/jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:Badminton
wwwwww