Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  PON

Habib Rizieq Sempat Tidur di Kuburan Pascatsunami Aceh

Habib Rizieq Sempat Tidur di Kuburan Pascatsunami Aceh
Ribuan jamaah hadir di acara ceramah Habib Rizzieq, Lampulo, Banda Aceh, Senin (26/12/2016) malam. [Hafiz Erzansyah]
Selasa, 27 Desember 2016 10:20 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihah saat mengisi ceramah peringatan Maulid Nabi di Pelabuhan Perikanan Samudera, Lampulo, Banda Aceh, menceritakan sekilas tentang pengalaman dirinya saat musibah tsunami Aceh pada 26 Desember 2004.

"‎Saat itu bersama empat ribu laskar FPI, ikut serta membantu pengevakuasian korban tsunami di Aceh, pada 26 Desember 2004 silam," ujarnya di hadapan ribuan jamaah yang hadir di lokasi, Senin (26/12/2016) malam.
 
Dijelaskannya, ‎dirinya bersama anggota FPI tidur di kawasan Makam Pahlawan, Gampong Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. "Kita bersama relawan lainnya yang tidur di kuburan, hanya beralaskan kantung mayat," katanya.
 
 
‎Pihaknya saat itu ikut membersihkan puing-puing tsunami kota Banda Aceh, mencari mayat korban tsunami hingga mengevakuasinya ke kuburan massal di Lambaro, Aceh Besar. "Kita mencari mayat korban tsunami, memandikan dan mengevakuasinya ke kuburuan massal Lambaro, Aceh Besar," lanjutnya.
 
‎Pantauan GoAceh, ribuan jamaah yang hadir di acara ceramah Maulid tersebut terlihat antusias dan serius mengikuti acara ceramah yang dikawal ratusan aparat gabungan kepolisian, TNI dan satpol pp tersebut.
 
 
Juga terlihat puluhan anggota Brimob Polda Aceh bersenjata lengkap, mengawal jalannya acara. Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin dan Dandim 0101 BS, Kol Inf Mahessa F, tiba di lokasi bersama rombongan jajaran lainnya guna mengecek dan memantau jalannya acara tersebut.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, PON
wwwwww