Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
21 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
21 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Alamak... 16 Napi Ketahuan Pesta Sabu

Alamak... 16 Napi Ketahuan Pesta Sabu
ilustrasi
Senin, 30 Januari 2017 08:06 WIB

YOGYAKARTA - Polresta Yogyakarta melakukan penyidikan terhadap 16 napi Wirogunan yang positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.  Meski menangani kasus ini, tapi polisi tidak melakukan penahanan para napi itu di Mapolresta Yogyakarta.

Kasat Reskrim Narkoba Polresta Yogyakarta Kompol Sugeng Riyadi mengatakan, para napi itu dikembalikan ke Lapas usai pemeriksaan.

Jika polisi ingin kembali melakukan pemeriksaan, napi tersebut diantar dengan pengawalan ke Mapolresta Yogyakarta.

"Kita kerjasama dengan Lapas. Saat napi akan kita periksa, kita bon instilahnya. Setelah selesai pemeriksaan, kita kembalikan ke Lapas," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (29/1/2017).

Sugeng mengaku proses hukum pada 16 napi tersebut tetap berjalan. Artinya, polisi tetap menyelesaikan berkas hingga dikirim ke Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta.

"Berkas jalan terus, proses hukum kasus sebelumnya yang belum selesai, ditambah lagi proses yang kami kerjakan," tandasnya.

Pihak masih menyelidiki asal usul barang, termasuk mengejar pemasoknya. Sebelumnya, ada tiga napi yang berperan dalam pesta sabu-sabu di Lapas ini.
Ketiganya berinisial C yang bisa mendapatkan barang, inisial M yang mendanai, dan inisial B yang membuat alat hisab bong.

Kasus ini terungkap saat petugas melakukan test urin para napi pada Jumat, 27 Januari 2017 lalu. Dari test urin itu diketahui ada 16 napi positif narkoba. Sebelum digelar tes, petugas sipir menemukan alat hisab bong.(snd)

Editor:Arie RF
Sumber:sindonews.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww