Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
21 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
15 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
15 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
14 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Lingkungan

MUI Menduga Ada Agenda Politik Tersembunyi Memecah-belah Kekuatan Umat Islam

MUI Menduga Ada Agenda Politik Tersembunyi Memecah-belah Kekuatan Umat Islam
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi. (republika)
Senin, 30 Januari 2017 19:28 WIB
JAKARTA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi menduga ada gerakan secara terstruktur, masif dan sistematis yang bertujuan memecah belah umat Indonesia, khususnya umat Islam.

''Dengan tujuan ingin melihat Indonesia hancur. Maraknya fitnah, ujaran kebencian dan sikap intoleransi yang berkembang saat ini juga menguatkan dugaan tersebut,'' kata Zainut Tauhid Saadi kepada Republika.co.id, Senin (30/1).

Dia menyebut, fitnah yang ditujukan kepada pemimpin bangsa dan pemimpin umat adalah upaya yang sangat sistematis untuk memisahkan umat dengan pemimpinnya.

Hal ini, kata Zainut, merupakan bentuk kriminalisasi terhadap pemimpin umat, pembusukan dan demoralisasi terhadap perjuangan umat dan pemimpinnya yang ingin terlaksananya penegakan hukum dan keadilan di Indonesia.

''Saya menduga ada agenda politik yang tersembunyi dari semua ini, yaitu untuk memecah belah kekuatan umat Islam di Indonesia,'' ujarnya.

Zainut berharap umat Islam lebih cerdas, waspada dan tidak terpengaruh oleh tipu daya, terprovokasi oleh hasutan, dan fitnahan dan tetap istiqomah dalam mengawal proses hukum dan proses demokrasi yang sekarang sedang berjalan.

MUI pun berharap lebih mengedepankan semangat musyawarah, dialog dan tidak saling menghujat.

''Mari kita menguatkan tali silaturahmi untuk membangun ukhuwah Islamiyyah dan ukhuwah wathaniyyah demi terciptanya Indonesia yang aman dan sejahtera,'' ujar Zainut.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Badminton, Lingkungan
wwwwww