Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Trump Larang Warga 7 Negara Muslim Masuk AS, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Trump Larang Warga 7 Negara Muslim Masuk AS, Ini Dampaknya Bagi Indonesia
Aksi protes kebijakan Trump di Terminal Internasional Tom Bradley, Bandara LAX, Los Angeles, Sabtu (28/1).
Senin, 30 Januari 2017 07:35 WIB

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan Indonesia akan mendapatkan keuntungan dari kebijakan Donald Trump yang melarang masuknya warga dari 7 negara Islam. Menurut dia, warga negara tersebut bisa datang ke Indonesia sebagai wisatawan.

"Justru dengan adanya larangan itu? sahabat-sahabat kita dari negara Islam itu ke indonesia," ujar dia di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Minggu (29/1/2017).

Namun demikian, lanjut Budi, pelarangan masuknya warga dari 7 negara Islam tersebut tidak akan ?berpengaruh terhadap hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS). Menurut dia, pemerintah akan melihat untung-rugi hubungan Indonesia dengan AS di bawah kepemimpinan Trump.

"Saya pikir tidak ada hubungan pernyataan dari ?Trump dengan kita, karena hubungan kita kan bilateral dengan AS?," kata dia.

Selain, kata dia, Indonesia merupakan negara terbuka dan bermitra dengan negara mana pun selama dinilai tidak memberikan dampak yang negatif ke dalam negeri, baik itu negara muslim maupun non-muslim.

"Tapi apa pun kita harus mengamati lebih seksama perubahan-perubahan tadi. Dan saya yakin mau itu AS, China, Arab itu semua sahabat-sahabat kita. Insya Allah tetap lakukan hubungan yang baik," tandas dia.?

Diberitakan sebelumnya, setelah dilantik pada 20 Januari 2017, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani 10 perintah eksekutif (executive order).

Dikutip dari SBS pada Kamis (26/1/2017), laporan CNN pada Rabu lalu menyebutkan bahwa ia masih akan mengumumkan beberapa executive order lain berkaitan dengan visa dan pengungsi.

Menurut laporan tersebut, President Trump memutuskan sesuai dengan janji sewaktu kampanye terkait pelarangan visa kepada warga 7 negara, yaitu Irak, Iran, Suriah, Libya, Yaman, Sudan, dan Somalia.

Menurut draft keputusan, Amerika Serikat akan berhenti memproses visa selama 30 hari bagi negara-negara yang oleh pemerintahan Obama dipandang terlalu berisiko untuk program bebas visa Amerika.

Reuters melaporkan bahwa Presiden Trump diduga akan memerintahkan pelarangan penerimaan pengungsi ke AS selama beberapa bulan, kecuali bagi mereka yang melarikan diri dari penyesahan (persecution) agama minoritas.

Menurut dokumen draft tersebut, pemerintahan Trump memberlakukan larangan 120-hari kepada para pengungsi sampai pihak berwenang menerapkan program pengungsi yang lebih selektif.

Rencana itu sejalan dengan rencana yang digagas dalam kampanye Presiden Trump untuk "penjaringan ketat."

Sementara itu, New York Times mengutip para pejabat Gedung Putih yang mengatakan bahwa Presiden Trump akan memerintahkan pembangunan tembok perbatasan dengan Meksiko.(lpc)

Editor:Arie RF
Sumber:liputan6.com
Kategori:Metropolitan, Badminton
wwwwww