Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Diamankan saat Berseragam Dinas, Ini Sebab Kepsek SMP Yayasan Kartini Pukuli Puluhan Muridnya

Diamankan saat Berseragam Dinas, Ini Sebab Kepsek SMP Yayasan Kartini Pukuli Puluhan Muridnya
Sang oknum Kepsek saat di Mapolsek
Sabtu, 04 Februari 2017 12:28 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Polsek Panipahan, Kabupaten Rohil Provinsi Riau mengamankan oknum Kepala Sekolah Menengah Pertama Yayasan Kartini berinisial MS, usai dilaporkan atas tuduhan memukuli murid-muridnya.

Menurut data polisi, MS diduga memukul 46 orang muridnya sehingga mengalami memar di pipi dan luka di telinga. Ada yang dipukuli satu kali, dua kali dan sebagainya. Akibat perbuatan ini, sang Kepsek dilaporkan orangtua murid.

Usut punya usut, anak di bawah umur tersebut dipukuli lantaran disebabkan karena tidak masuk sekolah, persisnya sehari sebelum kejadian. Lalu pada Kamis (2/2/2017), MS pun datang ke kelas dan murid-murid tersebut kena pukul.

Kasus ini sedang ditindaklanjuti aparat berwajib. MS dijemput petugas ke yayasan tersebut. Saat itu dirinya sedang di ruangan Kepala Sekolah. Saat masih berseragam dinas, pria ini pun dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangannya.

"Kita sudah meminta keterangan saksi-saksi. Korban juga sudah didata, dan Polsek Panipahan juga sudah koordinasi dengan pihak PPA Polres," ungkap Paur Humas Polres Rohil, Aiptu Yusran Pangeran Chery, Sabtu (4/2/2017) siang.

Diberitakan sebelumnya, MS diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur, yang tak lain murid SMP Yayasan Kartini. Polisi sudah kantongi barang bukti berupa visum korban.

Baca Juga: Pukuli Puluhan Murid Hingga Memar, Kepsek SMP Yayasan Kartini Berurusan dengan Polisi

"Kita masih melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut," singkat dia kepada GoRiau.com (GoNews Group). ***

wwwwww