Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
22 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
23 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
22 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
4 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Home  /  Berita  /  Badminton

Ngamuk Saat Akan Ditilang dan Sempat Pukul Petugas Lantas, Eh... 2 Pelajar Ini Ternyata Mabuk

Ngamuk Saat Akan Ditilang dan Sempat Pukul Petugas Lantas, Eh... 2 Pelajar Ini Ternyata Mabuk
Dua pelajar yang kedapatan mabuk di Jalan diamankan petugas. (beritajatim)
Selasa, 07 Februari 2017 22:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
LUMAJANG - Sungguh malang nasib, Briptu Noto Eko. Saat mengatur lalu lintas di Perempatan Jl. MT Hariyono, dia dihajar dua pelajar mabuk.

Korban yang dikeroyok oleh dua pelajar berinisial AS dan AM melakukan perlawanan dan berhasil mengamankan salah satunya saat hendak kabur.

Informasi yang berhasil dihimpun di Mapolres, Selasa (7/2/2017), saat itu Briptu Noto mengatur lalu lintas di perempatan MT Haryono.

Dia mendapati dua pemuda berboncengan tidak memakai helm. Kemudian, dua pemuda itu diberhentikan dan dimintai surat kelengkapan motor.

Ketika ditindak dengan surat tilang dan hendak dibawa ke Satlantas Polres Lumajang, dua pelajar langsung menyerang.

Mendapat serangan dari dua pemuda yang mulutnya berbau miras, Briptu Noto langsung melawan dan menangkap salah satunya.

"Saya tangkap dan dibantu warga, namun salah satu pelajar kabur," ungkap Noto pada wartawan.

Setelah diamankan dan dibawa ke Mapolres, aparat lantas kemudian memanggil orang tuanya. Pihak keluarga dari salah satu pelajar bernisial AS langsung meminta maaf ke Briptu Noto.

"Saya memaafkan, itu kenakalan pelajar," jelasnya.

Sementara, Usman salah satu pihak keluarga mengaku sangat malu dengan ulah keponakanya yang berani memukul petugas.

Apalagi dalam kondisi mabuk. Padahal, pamitnya ke sekolah dan bukan yang lain."Saya senang sekali, pak polisi mau memaafkan putra kami," pungkasnya. ***

Sumber:beritajatim.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww