Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Prostitusi Online Kembali Dibongkar Polisi di Jombang

Prostitusi Online Kembali Dibongkar Polisi di Jombang
Ilustrasi.
Selasa, 07 Februari 2017 04:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JOMBANG - Jajaran Polres Jombang kembali membongkar aktivitas prostitusi online, Senin (6/2/2017).

Seorang tersangka, Grit Sandia Prisma Prasdian (29), warga Dusun Ketanen, Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Jombang, ditangkap.

"Sekarang masih masih kami periksa. Dia ditangkap di kawasan Taman Kebonratu, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan," kata Kapolsek Peterongan AKP Mintarto, seperti dikutip GoNews.co dari Suryamalang, Senin malam (6/2/2017).

Menurutnya, penangkapan bermula dari informasi warga tentang adanya jaringan prostitusi online. Petugas lantas bergerak menyelidiki.

Hasilnya, petugas mendapati identitas lelaki sebagai mucikari alias germo, dengan daerah transaski di kawasan Taman Kebonratu.

Maka, ketika ada informasi tersangka akan transaksi di lokasi, petugas bergerak lebih awal menuju lokasi.

Setelah menunggu beberapa saat, pelaku akhirnya muncul dengan mengendarai sepeda motor Honda Spacy hitam nopol S 3924 YL.

"Pelaku mengantar sendiri PSK, pelanggannya menunggu di sekitar taman,” bebernya.

Setibanya di taman, dia menghubungi seseorang melalui ponselnya.

Sejurus kemudian, dirinya terlihat menerima uang dari seseorang, sementara PSK tersebut diserahkan kepada laki-laki hidung belang pelanggannya. Tapi usai itu, petugas menangkap sang mucikari.

Pelaku sempat mengelak. Tapi kemudian tak berkutik manakala petugas menggeledah ponselnya dan menemukan bukti-bukti transaksi di dalamnya. Pelaku pasrah saat dikeler petugas ke Mapolsek Peterongan.

"Modusnya, pelaku menawarkan jasa layanan seksual dari anak buahnya secara online. Tak ketinggalan foto-foto PSK anak buahnya dan tarif kencan juga dicantumkan," imbuhnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat pasal 296 KUHP Juncto pasal 2 ayat 1 UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang Tindak Perdagangan Orang (TPPO).

"Kasusnya masih kami kembangkan lebih lanjut. Kami telusuri telusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar. Termasuk kemungkinan ada hubungan dengan bisnis prostitusi online di Mojowarno Jombang, yang belum lama ini juga terungkap," tandasnya. ***

Sumber:tribunnews.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Lingkungan, Jawa Timur
wwwwww