Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
19 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Pergi Melaut, Dua Kakek di Sumenep Sudah Satu Minggu Hilang

Pergi Melaut, Dua Kakek di Sumenep Sudah Satu Minggu Hilang
Ilustrasi.
Selasa, 07 Februari 2017 04:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SUMENEP - Razak (60) warga Dusun Jungtoro’ Dejeh dan As’ad (61) warga Dusun Pasar Baru, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, keduanya sehari-hari menjadi nelayan, diduga hilang pada saat menjaring ikan di peraiaran desa setempat, Senin (7/2/2017).

Syahril (32), cucu korban, menjelaskan bahwa Razak dan Asad pergi pamit akan memancing dan menjaring ikan sejak 31 Januari 2017 sore.

Biasanya, apabila berangkat memancing di jam-jam tersebut, mereka baru akan pulang keesokan paginya.

Namun tak seperti biasanya, hingga Senin (7/2/2017) atau persis sepekan, keduanya tak kunjung pulang.

"Kami tetap berharap keduanya masih selamat. Kami beserta seluruh keluarga dan dibantu nelayan di desa, terus mencari keberadaan mereka," kata Syahril, Senin (7/2/2017).

Syahril melanjutkan, sejak dua hari lalu dia dan keluarga telah mencari ke sekitar perairan yang biasa dijadikan tempat memancing dan menjaring ikan.

Namun upaya pencarian itu tak membuahkan hasil. Bahkan, perahu serta rumpon ikan mereka juga raib.

"Kemungkinan terbawa arus ke arah timur. Karena ke arah barat sudah kami lakukan pencarian sampai memasuki perairan Pamekasan tetapi tidak ada. Karenanya, kami akan mencoba mencari ke perairan arah timur," imbuhnya.

Bahkan, jika ke arah timur keduanya juga belum ditemukan, pihak keluarga akan terus mencari ke perairan di kepulauan Sumenep, seperti ke perairan pulau Raas, Sepudi dan bahkan ke Pulau Kangean.

"Semoga cuaca laut baik, sehingga kami bisa terus melakukan pencarian hingga kedua kakek kami ditemukan, dalam kondisi apapun," sambung Syahril.

Sedangkan untuk mempercepat pencarian keduanya, keluarga juga telah melaporkan ke kepolisian resor Sumenep. Bahkan pihak keluarganya juga telah melapor dan memohon bantuan Tim SAR Jatim terkait hilangnya keduanya.

"Telah kami sampaikan ke polisi dan Tim SAR Jatim, namun hingga saat ini belum ada tanggapan dari Tim SAR. Kami berharap tim SAR dan aparat kepolisian bisa segera membantu pencarian keluarga kami," pungkasnya. ***

Sumber:tribunnews.com
Kategori:Badminton, Olympic, Lingkungan, Jawa Timur
wwwwww