Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
22 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Riau

Karyawan Hotel dan Restoran di Riau, Dianjurkan Memakai Tanjak sebagai Ciri Khas Melayu

Karyawan Hotel dan Restoran di Riau, Dianjurkan Memakai Tanjak sebagai Ciri Khas Melayu
Direktur Lembaga Sertifikasi Pariwisata (LSP) Lancang Kuning Nusantara (LKN) Riau, Riyono Gede Trisoko, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal Usman. (istimewa)
Rabu, 08 Februari 2017 16:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU- Riau saat ini sedang gencar mempromosikan berbagai destinasi wisata, salah satunya adalah wisata berbasis budaya. Apalagi Riau merupakan Provinsi yang ditargetkan menjadi pusat kebudayaan melayu di Asia Tenggara.

Guna mendukung terwujudnya Riau sebagai pusat kebudayaan melayu, Direktur Lembaga Sertifikasi Pariwisata (LSP) Lancang Kuning Nusantara (LKN) Riau, Riyono Gede Trisoko MM akan mensosialisasikan penggunaan Tanjak ini di sejumlah pusat pariwisata, hotel dan restoran di Riau.

"Imbauan dari Dinas Pariwisata, seluruh pekerja pariwisata baik itu frontliner khususnya di perhotelan, travel itu pada hari-hari tertentu diharapkan menggunakan Tanjak sebagai identitas Riau," ujar Riyono kepada wartawan, Selasa (7/2/2017) di Hotel Grand Tjokro, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Tanjak adalah salah satu ciri khas pakaian para lelaki di Melayu. Tanjak atau bisa disebut dengan tengkolok ini biasanya digunakan di bagian kepala.

Meski bentuknya beragam dan beraneka macam, namun seluruh lelaki suku Melayu hampir memakai ini pada masa dahulu.

Dan sekarang, tanjak atau tengkolok ini biasanya digunakan dalam berbagai acara adat seperti kenduri kawin, pentabalan dan lain sebagainya.

Jadi, sambung Riyono, Tanjak untuk di Riau ini melambangkan penyambutan "Selamat Datang".

"Makanya beberapa hotel-hotel itu semua kita berikan imbauan agar minimal karyawannya memakai Tanjak. Kalau di daerah lain seperti di Bali itu ada namanya Udheng, di Jawa itu ada Blankon dan itu sudah diberlakukan pemakaianya disana," jelas Riyono.

Imbauan ini juga didukung penuh oleh Dinas Pariwisata Riau. Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal Usman juga berharap tidak hanya restoran dan hotel. Tapi juga berlaku bagi penyedia jasa layanan wisata. (*/dnl)

Kategori:PON, Olympic, Voli, Riau
wwwwww