Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
15 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Istri Takut Suaminya Tergoda Wanita Indonesia, Jadi Alasan Luis Milla Telat Mendarat di Jakarta

Istri Takut Suaminya Tergoda Wanita Indonesia, Jadi Alasan Luis Milla Telat Mendarat di Jakarta
Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla. (istimewa)
Kamis, 09 Februari 2017 14:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Seharusnya tanggal 7 Februari ini, pelatih Tim Nasional (timnas) senior Indonesia, Luis Milla, sudah memulai tugasnya di Tanah Air.

Namun hal tersebut urung terjadi. Situasi ini tentu sempat mengagetkan pencinta sepak bola nasional. 

Lalu apa penyebab pelatih ber-pasport Spanyol tersebut, belum juga menunjukan batang hidungnya di Tanah Air?

Usut punya usut, rencana kedatangan Milla ke Indonesia meleset dari perkiraan, lantaran ada kendala dengan pihak keluarganya. Secara mendadak, istri Milla ingin ikut serta mendamping sang suami selama bertugas di Indonesia.

"Dia baru berangkat hari ini, terus baru sampai besok pagi," kata Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, Kamis (9/2/2017).

"Sepertinya, istrinya takut ia tergoda dengan wanita-wanita cantik di Indonesia. Oleh karena itu istrinya ingin ikut juga ke Indonesia," tambah pria yang juga menjabat Pangkostrad berpangkat Letnan Jenderal tersebut.

Keikutsertaan istri untuk mendampingi Milla di Indonesia tidak termasuk dalam perjanjian perekrutan PSSI. Edy pun menjelaskan, seluruh biaya hidup istrinya di Indonesia akan ditanggung Milla. 

"Segala macamnya sudah ia harus persiapkan lebih dulu untuk istrinya itu. Tapi, kami tak akan memberikan anggaran untuk istrinya. Biarlah dia yang membiayai istrinya sendiri," pungkas Edy. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww