Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Badminton

Seharian Tak Pulang, Pensiunan ASN di Pekanbaru Ditemukan Anak Tak Bernyawa di Kebun Sawit

Seharian Tak Pulang, Pensiunan ASN di Pekanbaru Ditemukan Anak Tak Bernyawa di Kebun Sawit
Jasad korban saat akan dievakuasi ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, Rabu malam tadi
Kamis, 09 Februari 2017 09:16 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Warga jalan Perkasa V, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau dibuat heboh setelah ditemukannya sesosok mayat laki-laki di kebun sawit, Rabu (8/2/2017) malam, pukul 20.00 WIB.

Mayat laki-laki yang diketahui bernama Agus Susanto ditemukan pertama kali oleh anaknya Budi (35) yang curiga, karena sejak pagi ayahnya yang merupakan pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu tidak pulang ke rumah.

Karena sehari-hari korban menghabiskan waktu di kebun sawit miliknya, saksi (Budi) langsung menuju kebun sawit tersebut. Sontak saksi terkejut melihat ayahnya sudah tak bernyawa dalam posisi tertelungkup di kebun sawit.

Melihat kondisi wajah ayahnya penuh darah, saksi curiga jika ayahnya mengalami tindak kekerasan dan melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Tenayan Raya. Setibanya Polisi di TKP, jasad korban langsung di evakuasi ke RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru.

"Dari hasil visum, kita tidak temukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup) melalui selularnya, Kamis (9/2/2017) pagi.

"Dari keterangan sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga korban, semenasa hidup, korban memang memiliki riwayat penyakit jantung, dan diduga itu menjadi penyebab kematian korban," sambung Kapolsek.

BACA JUGA:

. Tak Pulang ke Rumah, Warga Ukui Ditemukan jadi Mayat di Kebun Sawit

. Nenek di Lubuk Dalam Siak Ditemukan Jadi Mayat di Kebun Sawit

Kapolsek menuturkan, tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan dari hasil visum, pihak keluarga mengikhlaskan kejadian ini dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jasad korban.

"Pihak keluarga korban menerima kejadian ini dan tadi malam langsung kita serahkan ke pihak keluarga. Rencananya pagi ini jenazah korban akan dikebumikan," pungkas Kapolsek.***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww