Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kerangkat Tim Persela Sudah Terbentuk Kata Nil Maizar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kerangkat Tim Persela Sudah Terbentuk Kata Nil Maizar
2
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
MPR RI
24 jam yang lalu
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
3
Kadis Dukcapil pun Diminta Berkawan dengan Penjaga Makam
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kadis Dukcapil pun Diminta Berkawan dengan Penjaga Makam
4
Pilkada 2020, Tito Tunjuk 4 Pejabat jadi Pjs. Gubernur
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Pilkada 2020, Tito Tunjuk 4 Pejabat jadi Pjs. Gubernur
5
Anggota Dewan Bermesraan dengan Istri Saat Rapat Virtual Bahas Anggaran, Begini Kejadiannya
Internasional
23 jam yang lalu
Anggota Dewan Bermesraan dengan Istri Saat Rapat Virtual Bahas Anggaran, Begini Kejadiannya
6
RSO Dan Mimi Irawan Berharap Rudy Hartono Cepat Sembuh
Olahraga
23 jam yang lalu
RSO Dan Mimi Irawan Berharap Rudy Hartono Cepat Sembuh
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Momentum Asian Games 2018 Sebagai Kebangkitan Olahraga Indonesia

Momentum Asian Games 2018 Sebagai Kebangkitan Olahraga Indonesia
Foto: Azhari/GoNews.co.
Rabu, 22 Februari 2017 20:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Momentum Asian Games 2018 harus dimanfaatkan untuk membangkitan prestasi olahraga Indonesia ke arah yang lebih baik. Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thoir saat menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Olahraga bertemakan "Pembangunan Olahraga Nasional" di Gedung Lemhanas RI, Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thoir saat menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Olahraga bertemakan "Pembangunan Olahraga Nasional" di Gedung Lemhanas RI, Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Bagi Erick Thoir, menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018 merupakan salah satu agenda yang penting. "Asian Games bukan menjadi titik akhir, namun titik awal menuju kebangkitan olahraga Indonesia," katanya.

Asian Games 2018, kata dia, menjadi awal yang baik bagi Indonesia menuju Olimpiade 2020. Di sini, Erick menekankan fungsi KOI untuk menyelenggarakan, menyiapkan, dan melaksanakan keikutsertaan Indonesia dalam pekan olahraga internasional.

"Keikutsertaan itu meliputi Olimpiade, Asian Games, SEA Games, dan lainnya," ujar bos raksasa sepakbola Inter Milan ini.

Dia juga menegaskan, pihaknya akan turut aktif dalam meningkatkan konsolidasi pembangunan olahraga. Selama ini, kata dia, sejumlah organisasi olahraga di Indonesia belum bersinergi secara maksimal.

Ia berharap BAPOPSI, BAPOMI, FORMI, KONI, dan KOI punya langkah serempak ke depan demi kemajuan olahraga Indonesia.Ia memastikan kepengurusan KOI yang telah terbentuk pada 31 Oktober 2016 lalu akan bekerja sama dengan aktif. Itu dilakukan demi menjaga serta mengangkat harkat dan martabat Indonesia di kancah dunia Internasional.

Kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018, lanjut Erick, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. "Ini untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia bisa menyelenggarakan secara baik," ujar Erick.

Erick menginginkan Asian Games 2018 akan sukses penyelenggaraan, prestasi, administrasi, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Asian Games 2018 akan dihelat pada 18 Agustus hingga 2 September di Jakarta dan Palembang. Sepuluh cabang olahraga unggulan Indonesia nantinya akan melaksanakan test event pada Oktober hingga November 2017.

Salah satu peserta seminar, Icuk Sugiarto mengungkapkan, pemerintah belum serius untuk mendukung olahraga di Tanah Air. Hal inilah yang membuat prestasi olahraga terus terpuruk. Celakanya lagi, olahraga di Tanah Air cenderung digunakan sebagai alat politik.

"Olahraga kita kian terpuruk karena cenderung digunakan sebagai alat politik, apalagi pemerintah juga masih kurabg serius mendukung kemajuan olahraga,” ujar Icuk Sugiarto.

Juara dunia bulutangkis ini mencontohkan, sewaktu anaknya Tommy Sugiarto ,membela negara di ajang Olimpiade 2016 di Brasil, tidak ada satu pun dari petinggi olahraga maupun pemerintah yang datang melihat persiapan  Tommy berlatih. "Bahkan, saya sendiri yang membiayai Tommy berllatih, padahal untuk membela negara di ajang sekelas Olimpiade," ujarnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Olahraga, DKI Jakarta

wwwwww