Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
21 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
15 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
15 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
15 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Riau

Tinjau Jalan Putus Riau-Sumbar, Gubri: Itu Wilayah Luar

Tinjau Jalan Putus Riau-Sumbar, Gubri: Itu Wilayah Luar
Longsor perbatasan Riau-Sumbar.
Sabtu, 04 Maret 2017 19:13 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman meninjau kondisi jalan putus di lintas Riau-Sumatera Barat dengan menaiki helikopter Kementerian LHK ditemani Kalaksa BPBD Provinsi Riau, Edwar Sanger dan Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sugarin.

Menurut keterangan orang nomor satu di Riau ini, kondisi jalan putus tersebut tengah dalam pengerjaan perbaikan Balai Jalan Sumbar.

"Yang putus itu sudah di wilayah luar (Sumbar). Jauh dari wilayah kita. Tapi ini lintas menuju provinsi kita. Tadi sudah mulai diperbaiki Balai Jalan Sumbar," singkat Andi kepada GoRiau.com di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Sabtu (4/3/2017) sore.

Pasca terjadi bencana longsor di perbatasan Provinsi Riau dan Sumatera Barat itu, Gubri mengkhawatirkan kelancaran distribusi pangan antar dua provinsi ini. Pasalnya, beberapa ruas jalan baik dari arah Riau ke Sumbar maupun sebaliknya dalam kondisi terputus.

"Kita berharap pedagang kebutuhan bahan pokok jangan langsung menaikkan harga. Kalau masih ada stok, jangan langsung dinaikkan harganya," harapnya.

Ia pun mengimbau para spekulan untuk tidak memperhitungkan pertambahan harga angkut pangan secara berlebihan. "Ongkos angkutnya yang rasional lah. Kita akan minta Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM untuk turun ke pasar bersama Bulog," tuturnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww