Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
13 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
13 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
18 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Metropolitan

DPRD Kampar Minta Pemkab Sigap Hadapi Bencana Banjir Musiman

Minggu, 05 Maret 2017 00:47 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
dprd-kampar-minta-pemkab-sigap-hadapi-bencana-banjir-musimanSuharmi Hasan
PEKANBARU - Anggota Komisi IV DPRD Kampar Suharmi Hasan SH menganggap musibah banjir yang terjadi di daerah itu adalah bencana musiman yang terjadi setiap tahun. Karena itu, dia berharap Pemerintah Kabupaten Kampar tidak kaget dan bergerak cepat menghadapi musibah tersebut.

"Saya kira bencana banjir ini sudah rutin dan menjadi agenda setiap tahun. Banjir harus kita sikapi karena tidak bisa menghindarinya. Karena itu Pemkab kami minta antusias mencampuri kegiatan dalam menangani masalah banjir ini," kata Suharmi Hasan di Pekanbaru, Sabtu (4/3/2017).

Politisi PKB ini menyebutkan, banjir yang terjadi di Kampar sebagai akibat terjadinya kerusakan alam yang parah seperti perambahan hutan. Bencana ini telah mengancam masyakat di kawasan aliran sungai Kampar.

"Ini bukan kejadian fenomena, saya kira Pemkab sudah mengantisipasi sejak awal. Saya minta menghadapi musibah ini jangan saling ada menyalahkan, tapi mari sama-sama untuk bergerak," ulas dia.

Dalam beberapa hari ini banjir merendam sedikitnya dua kecamatan di Kabupaten Kampar yakni Gunung Sahilan dan XIII Kota Kampar. Tingginya curah hujan dalam sebulan terakhir menyebabkan sungai Kampar meluap, ditambah dengan dengan dibukanya pintu air di waduk PLTA Koto Panjang yang tak bisa menampung debit air kiriman dari provinsi tetangga.

Baca Juga: 2 Kecamatan di Kampar Terendam Air, Akses Lintas Riau-Sumbar Putus Akibat Longsor

Gunung Sahilan, Kampar Kiri dan IIIX Kota Kampar memang kerap dilanda banjir. Banjir parah juga merendam puluhan ribu rumah pada awal tahun 2016 lalu. Masih tingginya curah hujan dikhawatirkan banjir semakin meluas, terutama mengancam pemukiman di daerah aliran sungai Kampar.***

Kategori:Metropolitan
wwwwww