Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Cholid Goromah: La Nyalla Punya Peran Luar Biasa di Persebaya Surabaya

Cholid Goromah: La Nyalla Punya Peran Luar Biasa di Persebaya Surabaya
Cholid Goromah. (istimewa)
Senin, 24 Juli 2017 15:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SURABAYA - Mantan Ketua PSSI La Nyalla Mahmud Matalliti dianggap memiliki peran luar biasa di Persebaya Surabaya. Hal ini diutarakan tokoh sepak bola asal Surabaya, Cholid Goromah.

Dirinya mengatakan, peran La Nyalla Mahmud Mattalitti sangat luar biasa memperjuangkan Persebaya sebelum Kongres Bandung 2017, untuk diikutkan dalam kompetisi yang bergulir 2017 – 2018.

"Kalau ada sebagian orang mengatakan pak Nyalla nggak berperan untuk Persebaya, saya katakan itu salah besar. Justru pak Nyalla sangat berperan dalam memperjuangkan Persebaya sebelum Kongres Bandung. Dia mengatakan kepada saya, bahwa Persebaya harus aktif dan kembali bermain," kata Cholid, seperti dikutip dari kanalsatu.com.

Anggota Exco Asprov PSSI Jawa Timur ini menegaskan, La Nyalla sangat tulus tidak ada niatan apapun selain tim sepak bola kebanggaan Arek Suroboyo bisa merumput lagi.

"Saya bersama – sama teman yang consern terhadap Persebaya, mengucapkan terimakasih kepada beliau (La Nyalla) atas sikap bulatnya untuk Persebaya."

"Saya tahu persis dan menjadi saksinya. Kalau ada yang mengatakan beliau nggak berperan, itu hanya sebagian orang dan nggak tahu menajemen di dalam," tegas Cholid.

Ia membeberkan, bahwa perjuangan tokoh sepak bola dari Jawa Timur, seperti La Nyalla, Jamal Aziz, manajemen Persebaya yang sekarang dan elemen Bonek bahkan Menpora Imam Nahrawi, ikut memperjuangkan agar tim Persebaya bisa berlaga di kompetisi 2017 – 2018. Gr2 "Alhamdulillah Persebaya sekarang ikut kompetisi,  meski di Liga 2 (divisi utama). Saya katakan sekali lagi, peran beliau (La Nyalla) sangat luar biasa memperjuangkan Persebaya. Bahkan pak Jamal Aziz di Jakarta pun intens berkomunikasi bersama saya dan pak Nyalla, agar Persebaya masuk kompetisi. Dan pesan pak Nyalla nggak ada lagi Persebaya 1927, tapi utuh Persebaya Surabaya kebanggaan bersama,” kata Cholid.

Terkait ‘Bonek’ sejauh ini tidak lagi membawa nama tim lain selain hanya Persebaya, Cholid menambahkan, bahwa supporter Bonek sekarang tidak lagi seperti dahulu ada beberapa elemen ‘Bonek’ mendukung dua tim sepak bola di Surabaya.

"Bonek sekarang bersatu. Tidak lagi anarkis. Gak ada lagi Bonek A, B dan C. Tapi satu elemen Bonek yang guyub. Jika anarkis akan berakibat pada tim Persebaya. Karena target Bonek agar Persebaya masuk kasta Liga 1 tahun depan. Maka saya acungi jempol Bonek satu visi antar elemen tidak ada lagi ada rasa dendam, agar Persebaya bisa lolos,” pungkas Cholid. ***

wwwwww