Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Prabowo Akan Bertemu SBY, Apakah 2019 Bakal Berpasangan dengan AHY? Ini Kata Gerindra

Prabowo Akan Bertemu SBY, Apakah 2019 Bakal Berpasangan dengan AHY? Ini Kata Gerindra
Istimewa.
Senin, 24 Juli 2017 20:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto direncanakan bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono membahas persiapan menjelang Pemilu 2019.

"Insya Allah dalam waktu dekat ini beliau akan ketemu pada waktu yang cocok," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senin (24/7/2017).

Muzani mengatakan bahwa meski pemilu masih dua tahun lagi, namun berdasarkan rancangan agenda Komisi Pemilihan Umum, setidaknya pada September 2018 sudah harus diumumkan koalisi pengusung capres dan cawapres.

"Kalau akhir tahun atau awal tahun depan sudah tergambar. Pembicaraan-pembicaraan yang mengarah ke sana sudah harus dilakukan mulai dari sekarang," ujar Muzani.

Partai Demokrat mewacanakan mengusung putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Pilpres 2019, sedangkan Gerindra akan kembali mengusung Prabowo.

Baik Demokrat maupun Gerindra ingin agar ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold dihapus dalam Pilpres selanjutnya. Dengan demikian, setiap parpol bisa mengusung sendiri pasangan capres-cawapres.

Namun, dalam UU Pemilu yang baru disahkan, presidential threshold yang ditetapkan sebesar 20% kursi atau 25% suara secara nasional berdasarkan hasil Pemilu 2014. Dengan demikian, perlu ada koalisi untuk mengusung capres-cawapres.

Sebelumnya, politisi Gerindra Nizar Zahro berkeyakinan apapun hasil UU Pemilu yang disepakati, dua capres yang sangat berpeluang untuk maju pemilu serentak 2019 adalah Prabowo dan Jokowi.

Menurutnya, Gerindra serius mempersiapkan Prabowo sebagi capres untuk berhadapan dengan Jokowi.***

Sumber:berbagai sumber.
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww