Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Jalur Independen Dinilai Sesuai dengan Karakter Berani La Nyalla

Jalur Independen Dinilai Sesuai dengan Karakter Berani La Nyalla
La Nyalla Mattaliti bersama tokoh Jawa Timur. (istimewa)
Rabu, 26 Juli 2017 09:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SURABAYA - Desakan dari organisasi Gerakan Muda Jawa Timur (GEMA Jatim) agar calon gubernur La Nyalla Mahmud Mattalitti maju lewat jalur perorangan mendapat dukungan dari Komunitas Pemuda Nusantara.

Hal itu dinilai sesuai dengan karakter tegas dan berani yang menonjol di sosok La Nyalla. Demikian media release yang disampaikan Ketua Umum Komunitas Pemuda Nusantara Eko Saputra, di Surabaya, Selasa (25/7/2017).

Dikatakan Eko, bila La Nyalla berkenan maju lewat jalur perorangan, maka keputusan itu selaras dengan sosok pribadi La Nyalla yang independen dan tidak bisa diatur-atur oleh pihak lain.

"Padahal kita kan tahu kalau partai politik pasti ada kompromi dan deal politik. Sedangkan gagasan Pak La Nyalla sangat mendasar dan besar. Sehingga keputusan itu pasti jadi keputusan hebat dan berani. Pas dengan karakter Pak La Nyalla," urainya.

Komunitas Pemuda Nusantara juga meyakini La Nyalla bakal menjadi kuda hitam sekaligus alternatif pilihan kelompok pemilih dari kalangan muda. Sebab, selain faktor figur La Nyalla yang semangat dan optimismenya identik dengan orang muda, juga tawaran program tentang keadilan sosial adalah isu mendasar yang hanya bisa dijalankan oleh gubernur yang tegas dan optimis.

"Karena itu wajar bila ada kalangan pemilih yang jenuh dengan figur yang itu-itu saja. Apalagi gagasannya standar dan umum. Sudah sering kita dengar di janji-janji pilkada. Berbeda dengan La Nyalla yang mengusung tentang keadilan sosial," tandasnya.

Ia juga menambahkan, dari beberapa riset dan kajian, tingkat kepercayaan masyarakat hari ini lebih kepada ketokohan figur calon, bukan kepada partai politik pengusungnya. Dalam beberapa riset di daerah, justru partai politik pengusung bisa menjadi faktor pengurang, apabila terjadi resistensi terhadap partai tersebut di masyarakat.***

wwwwww