Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Voli

Harga Sapi di Dumai Capai Rp15 Juta Per Ekor, Kebutuhan Hewan Kurban Diprediksi Meningkat 10 Persen

Harga Sapi di Dumai Capai Rp15 Juta Per Ekor, Kebutuhan Hewan Kurban Diprediksi Meningkat 10 Persen
Istimewa.
Senin, 14 Agustus 2017 09:22 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Ketahanan Pangan memprediksi kebutuhan hewan kurban meningkat 10 persen pada Idul Adha 1438 Hijriah nanti. Pasokan hewan kurban di Dumai, dari sejumlah disekitar Riau.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dumai, Hadiono kepada GoRiau.com, Senin (14/8/2017). Untuk pasokan dari lokal Dumai baru tersedia 10 persen dari jumlah hewan kurban tahun lalu sejumlah 1.993 ekor.

"Harga sapi untuk kurban di Dumai saat ini mencapai Rp15 juta per ekornya. Juga, beberapa pedagang sapi dari Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Jambi sudah mengajukan izin ke Pemerintah Dumai untuk memasok hewan kurban," paparnya.

Hewan kurban, baik persediaan lokal maupun didatangkan dari daerah lain akan diawasi kesehatannya dan Dinas Ketahanan Pangan Dumai segera membentuk tim pengawas.

"Tim pengawas dokter hewan, tenaga medis dan peternakan akan dibentuk untuk mengawasi kesehatan kurban agar masyarakat tidak salah konsumsi daging," katanya.

Pengecekan kesehatan hewan kurban dilakukan tim pengawas dengan mendatangi lokasi pengumpulan sapi atau kambing. Karena itu diimbau pedagang atau peternak melapor ke pemerintah sebelum dijual ke masyarakat.

Hewan dinyatakan sehat dan layak konsumsi setelah diperiksa tim medis. Kemudian akan ditandai dengan nomor pemeriksaan kesehatan untuk keperluan agar masyarakat tidak salah membeli.

"Kami imbau masyarakat tidak salah beli kebutuhan kurban ini, dan carilah di tempat pengumpul hewan dinyatakan sehat dan layak konsumsi setelah diperiksa tim pengawas," ujar Hadiono. ***

Kategori:Voli
wwwwww